Tangener keempat tersangka menetapkan AS., IS, laut dan HR.
Read More : The Gunners Dapatkan Kiper Bournemouth dengan Status Pinjaman
Mereka terlibat dalam mobil kendaraan korban, yang juga melibatkan tiga Navi laut dengan inisial BA, AA dan SR.
“Ditemukan dari seri ini, kami melakukan investigasi dan penelitian, dan mondar -mandir kesaksian dan berkata. Atas dasar itu, kami memanggil AS.
Terakhir menjelaskan bahwa terdakwa itu adalah orang yang memberi tahu AS. Di sana. Untuk melayani mobil dari sewa Eldurahman. Mobil itu dijual ke RM, dan dari tangan RM, sewa, sewa pasti dijual kepada terdakwa, yang menjualnya kepada tiga anggota Marinir.
“Keempat tersangka (penembakan kecurigaan penyewa) terbukti menurunkan korban. Kami saat ini dikenal, meskipun kami telah menambahkan identitas mereka,” tambah Arif.
Menurut AREC adalah kasus penyewaan sewa yang diserahkan kepada Sublyer Tangerang yang diajukan dan saat ini sedang dalam tahap inspeksi melalui peneliti.
Read More : Kylian Mbappe Raih Penghargaan Pemain Terbaik Prancis Tahun Ini
“Alhamdulillah, file kasus dimasukkan bahwa fase dimasukkan dan sekarang diselidiki oleh proses penelitian,” Foundford menemukan.
Sebelumnya, penembakan yang, Eldurahman terjadi pada hari Kamis (2/1/025), di Road Stock Road Area Rest, Distrik Gingangverghache, Tangerang Regeche. Dalam insiden itu, Elias meninggal, sementara Ramli (60) terluka di belakang. Penembakan itu mulai membatasi mobil yang mengarah pada konfrontasi dengan para penjahat yang memimpin senjata api, dan menjadi tempat publik, karena melibatkan Marinir.
Sesi perdana dari tiga staf TNI Marinir yang terlibat dalam menembak sewa rumah sakit pengering rambut diadakan di Silence Yard II, pada hari Senin, pada hari Senin, membaca. Tiga elemen angkatan laut Indonesia menagih berdasarkan Pasal 340 KUHP dengan pembunuhan yang dijadwalkan, Butir 337 dari KUHP tentang Dentati dari Tindakan Pidana.