Jakarta, Beritasat.com – Komisi Periode Masalah (KPK) telah mengirim panggilan kedua ke Sekretaris Jenderal (Sekretaris Jenderal) PDI Perjangan (PDIP), Hasto Kristiyanto untuk mengikuti ujian pada hari Kamis (20.02.2025). Elite PDIP berencana untuk masuk ke KPCP untuk mencapai koneksi. “Direncanakan bahwa Hasto akan datang dengan PH (penasihat hukum),” kata tim pengacara Hasto Maqdir Ismail pada hari Selasa (18.02.2025). 

Read More : Doa Lintas Agama Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Polda DIY

Baca juga: KPK kembali memanggil Hasto Kristiyanto untuk tes Hasto Kristiyanto, yang sebelumnya tidak tersedia dalam ujian KPCP yang direncanakan kemarin (19.02.2025). Berdasarkan informasi yang diperoleh, dikatakan bahwa elit PDIP diminta untuk menunda ujian karena mereka digunakan lagi sebelum persidangan.

Namun, KPK menolak alasan mengapa Hasto Kristiyanto dapat memindahkan ujian karena ia mengikuti pra -pengadilan. Tessa menekankan bahwa proses pengujian adalah dua hal yang berbeda dalam pemeriksaan dan proses awal.

“Oleh karena itu, para penyelidik percaya bahwa tidak ada alasan yang masuk akal dan dibenarkan untuk tidak mengambil bagian dalam panggilan sebagai tersangka,” kata Tessa.

Read More : Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Kapolda Sumbar: Saya Pembela Kebenaran

Sebelumnya, setelah satu -satunya hakim Pengadilan Distrik Selatan Jakarta (Pengadilan Distrik Jakarta Selatan), Hasto Kristiyanto dicurigai bahwa permohonan dominannya tidak dapat diterima. Hasto Kristiyanto dituduh dalam kasus dugaan suap antara waktu (PAW) dari periode DVR 2019-2024 dan dugaan perintis.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *