Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Komisi Badyanto (KPK) September (KPK) telah mengeluarkan perintah untuk korupsi untuk korupsi Pt Bank Pambangunan Daerah Jawa Barat dan Banten TBK (BJB) RP 200 miliar. “Kami merilis pesanan untuk survei,” kata sebuah jaringan dalam pembangunan Pusat Pertarungan Pendidikan Korupsi, Jakarta, pada hari Rabu (3/3/2025).

Read More : Menko Pmk Dorong Gerakan Nasional Aksi Gizi Untuk Anak Sekolah

Baca juga: Direktur Direktur BJB BJB Yuddy Renaldi mengundurkan diri pada puncak survei iklan dengan 200 miliar rupee sekaligus, menanggapi petugas polisi lainnya (APH), yang juga menyelidiki laporan bank BJB. KPK akan terus berkoordinasi untuk menghindari pemrosesan tumpang tindih. “Jika dilaporkan bahwa ada APH lain yang kemudian melakukan tugas ini dari Direktur Penyelidikan dan Kasatgas,” kata Stygia Badyanto.

Baca juga: Bank BJB menyangkal hasil Yuddy Renaldi, terkait dengan iklan investigasi KPK dari hasil koordinasi, akan diputuskan bahwa penggunaan kasus selanjutnya. Acara lebih lanjut akan disajikan lagi nanti. Di sisi lain, KPK belum secara resmi berbicara tentang definisi tersangka dalam kasus korupsi iklan bank BJB. Menurutnya, kelompok penelitian akan menentukan langkah -langkah lebih lanjut dalam pertimbangan kasus ini.

Baca juga: Yuddy Renaldi mengundurkan diri untuk menjadi manajer umum BJB, siapa penerus?

Read More : Politikus Nasdem Ujang Iskandar Diciduk Kejagung di Bandara Soetta, Kasusnya Saat Jabat Bupati

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *