Jakarta, Beritaseu.com- Nuanara Anagata Nusantara (BPI dan Antara), Badan Manajemen Investasi secara resmi mengumumkan nama-nama pejabat yang mengisi posisi dalam struktur kelembagaan. Namun, banyak nama asing, terutama yang mengisi posisi Komite Penasihat.
Read More : Direktur Utama BRI Dinobatkan sebagai The Best CEO untuk Most Expansive Sustainable Financing Activities
Nama -nama adalah Ray Dalio, Helman Sitohang, Jefrey Sach, F Chapman Taylor dan Thaksin Shinawatra. Mengapa memilih nama -nama asing ini untuk menempati posisi strategis dan di antaranya?
Kepala Investasi (CIO) dan Pandu Sjahrir mengungkapkan bahwa jumlah tersebut dipilih karena memiliki pengalaman yang sangat berkualitas dalam manajemen perusahaan investasi besar. Kali ini, Pandu juga mengungkapkan bahwa nama yang disebutkan di atas bukan setoran dari salah satu pihak.
“Semua profesional tidak memiliki setoran. Semua profesional adalah yang terbaik di bidang dan dunia mereka.” (03/24/2025) memberi tahu Jakarta.
Pandu melanjutkan bahwa semua unit bisnis saat ini menghadapi tantangan dan ketidakpastian di seluruh dunia. Oleh karena itu, dikatakan bahwa Komite Penasihat dan Komite Penasihat di antara mereka dapat menentukan arahan dan memberikan pendapat penting di masa depan.
“Ada masalah lain, dan kemudian ada makro, dan kami tahu betul. Jadi ada komite pemantauan seperti Ray, Pak Helman dan Jeffrey Sachs. Karena kita tahu bahwa makro menjadi lebih berisiko.”
Seperti disebutkan di atas, daftar nama antara keduanya, yang telah memasuki struktur resmi lembaga mereka, baru saja diumumkan. Namun, masih ada banyak nama baru untuk melengkapi lembaga investasi di masa depan.
Awalnya, Rosan mengungkapkan bahwa struktur kelembagaan ini menjadi momen penting bagi Indonesia dan untuk memperkuat perannya sebagai katalis investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Read More : Dibuka Melemah, IHSG Bergerak ke Zona Hijau
Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Operasional (COO) Dony dan Petugas Investasi (CIO) Pandu Sjahrir.
Beberapa nama muncul, seperti Ray Dalio dan Thaksin Shinawatra, yang ditunjuk sebagai penasihat dewan. Seperti yang kita semua tahu, Thaksin adalah Perdana Menteri Thailand dari tahun 2001 hingga 2006. Terlepas dari jajaran Direktur -Jenderal (MD), beberapa nama memiliki pengalaman di perusahaan besar, seperti Robertus Bilitea, Robertus Bilitea, Rohan Hafas, Arief Budiman, di Sanjay Bharwani.
“Nama -nama ini masih dapat tumbuh di tingkat konseling dan tim di bawah ini,” kata Rosen.
Rosan mengungkapkan bahwa sebenarnya ada beberapa nama yang dipilih untuk memasuki level. Namun, nama -nama itu masih tunduk pada perusahaan yang mereka jalankan.
“Nama -nama ini akan terus tumbuh dan menjamin bahwa kami juga akan memperbarui nama -nama baru yang akan ditambahkan dan di antaranya,” Rosen menyimpulkan.