Jakarta, Beritaseatu.com – Perseteruan antara Razan Arif Nasutuci dan Hotman Paris memanas. Pengacara, Arif Razan, mengatakan dia merasa dia menghina dan didelegasikan oleh pengacara Batak.
Read More : BPBD Garut Tinjau Wilayah Terdampak Gempa M 6,2
“Aku benar -benar miskin tapi kamu bukan siapa -siapa!” ARIF Ruminance diindikasikan selama konferensi pers di Epicenter, Southern Jakarta, Sabtu (8.3.2025).
Perjuangan untuk hampir dua perjuangan dimulai setelah insiden dalam bencana yang terjadi pada hari Kamis di pengadilan distrik di Jakarta utara pada hari Kamis (2/2/2025). Insiden itu segera virus dan menjadi percakapan publik.
Kerumunan dimulai ketika alasannya hadir sebagai tuduhan dalam fitnah dan fitnah. Sementara Hotman Paris hadir sebagai saksi korban, serta seorang jurnalis di persidangan.
Dalam tes, agenda utama mendengar informasi Hotman Paris. Namun, desas -desus ketika terdakwa merasa fitnah dalam persidangan dan mengatakan dia sangat kecewa.
“Penilaian kemarin adalah puncak dari kekecewaan kami, tim hukum, pada perilaku kepala majelis, Hakim Mr. Sofia Tambunan,” kata Arif Reasoning.
Alasannya menyatakan kekecewaan dalam posisi Presiden Dewan Hakim. Dia merasa bahwa tidak ada komunikasi yang intens antara Presiden Majelis dan anggota Majelis lainnya, karena satu -satunya pidato dominan adalah Presiden Majelis.
Read More : Debat Kedua Pilgub Jakarta, Simak Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Ancol
Tidak hanya alasan kecewa karena persidangan itu tidak umum dan dilarang untuk hidup secara langsung atau siaran langsung selama persidangan.
“Sebagai seorang terdakwa, saya secara terbuka bertanya kepada hakim dewan. Namun, hakim mengatakan dia ditutup. Pertanyaan, apa yang terjadi?” Dia mengatakan alasannya.
Sebelumnya, alasan Arif melaporkan ke Hotman Paris Hutapea 2022. Laporan diambil setelah tingkat pelecehan terhadap terdakwa Hotman untuk mantan personelnya, Iqlim Kim.