Jakarta, Beritasatu.com – Bupati Bupati Bupati Bupati Bupati Bupati, Bupati, Sanuss dan Lattif, dengan dukungan tujuh partai politik, PDIP, PPP, Partai Geryndra, Partai Nasdem, Gelora dan Dukungan PKB

Read More : JK Kritik Nadiem, P2G: Kebijakan Pendidikan Saat Ini Belum Menyentuh Akar Masalah

Calon # 2 akan bersaing di Gunovan dan Omar Usman. Dalam pemilihan sebelumnya, Kabupaten Malang, 352 407 suara di PDIP, 352 407 suara, 255 939 suara, 59 877 suara PKB, Partai NASDEM dan 13 735 suara dan 1366 psi.

Lalu apa sosok Sanusi dan Latif? Inilah profilnya.

Pada 20 Mei 1960, profil Malang Kavan Kavan lahir di Malangen Regene. MITER MIRGOUS YOKYAKART DI STYT MITRA SUNAN AMPEL DAN S-2 dan S-2

Sanussi dalam organisasi, GP Ansor Gondggi GP, GP Ansor Gonduzgi GP dan Presiden GP Ansor Malang Regency bekerja di berbagai posisi. Sebelum membuat kebijakan, guru bekerja di Fakultas Syariah Universitas Malang.

Sanusi bergabung dengan PCB dan memulai karir politiknya pada tahun 1999 dan memilih anggota DPRD Kabupaten Malang, anggota DPRD Kabupaten Malang pada tahun 2004 dan 2009.

Karier terus meningkat sampai Bupati Malang dipilih pada tahun 2016, disertai oleh Randra Keits. Randra diangkat sebagai aktor Sanus Malang setelah korupsi pada tahun 2018, dan kemudian secara resmi bertugas secara resmi pada akhir layanan pada tahun 2019.

Dalam pemilihan 2019, Sanusi, Didik Ready, yang sekali lagi memanggil kandidat untuk Bupati, sebagai daftar Malang sebagai kandidat terdaftar dan berhasil terpilih.

Read More : 9 Kecamatan di Aceh Jaya Terendam Banjir dan Longsor

Dia meninggalkan PKB pada tahun 2020 dan bergabung dengan PDIP. Sanussy saat ini bekerja dalam pemilihan 2024 sebagai kandidat untuk Latifa.

Pada 9 Desember 1959, Latifa, salah satu Latifa, salah satu pendiri Latif -nya, lahir di Jawa Timur. Dia adalah cucu Kh Bisri Syansuri, salah satu pendiri Nahdlatula Ulama. Nyai Lathifah dididik S-1 di Institut Negara Bagian Malanga (IKIP).

Nyai Lathifah secara aktif bekerja di berbagai organisasi. Setelah komisariat PMII, Wakil Ketua PC PC, Kabupaten PC Fatayat Malang, PAC Muslimat Nu Lowokwaru dan 8 Muslim Malang PC memegang jabatan Wakil Ketua Kota. Selain itu, Ketua Koperasi ANISA di Malanga dan Ketua Dana Pendidikan Muslim.

Sebelum menggunakan kebijakan, ia adalah seorang guru Lattif di fakultas Tarbia, Universitas Islam Malang pada 1985-1986.

Dia kemudian bergabung dengan PCB dan memegang jabatan ketua Nyai Lathifah Malang DPC pada tahun 2005 pada 2010. Tapi itu tidak bisa dipilih.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *