Jakarta, Beritasatu.com -Runs dari pemukiman di RAVA -Buay, jazcarta barat, menderita dari ukuran sedang hingga kekuatan tinggi, yang melanda pada hari Selasa (01/28/2025) hingga Rabu (01/29/2025). Air banjir bervariasi dari 30 sentimeter (cm) hingga 100 cm atau 1 meter.
Read More : Jihad Islam Menembakkan Roket ke Permukiman Israel di Dekat Gaza
Beritasatu.com, yang mengendalikan dataran banjir, yaitu di Jalan Guru Mamun, tidak ada aktivitas transportasi yang berpotongan. Sejumlah toko juga memutuskan untuk menutup. Orang -orang di pemukiman buaya Rawa terus berjalan.
“Ya, banyak hujan dimulai kemarin dari hari ke pagi dan tidak berhenti. Finally, in RW 01 there were several floods, there were several RT, which were made at an altitude of about 150 meters, namely in RT 2 and RT 1, ”said the head of Rawa Buay Ariaf Syancuden at Beritasatu.com on Rava Buay, Cengkareng, Western – Western
Sebagai akibat dari banjir yang menghancurkan rawa buaya ini, banyak orang dipaksa untuk membebaskan tiga poin. Informasi: Hingga 100 warga dikirim ke apartemen Lokbin Rawa Buay, 100 penduduk lain dari Musaly Batuurrahman yang diduduki, dari 14 orang melarikan diri ke Musala Raudhatul Dzhann.
“Tampaknya hampir semua area mempengaruhi RW 01, tetapi beberapa area yang cukup serius segera tertarik untuk menyimpan kamp -kamp pengungsi,” katanya.
Read More : Khawatir Diserang Rudal Iran, AS Pasang Sistem Rudal Canggih THAAD di Israel
BPPD Jakarta juga waspada dalam mendistribusikan sejumlah bantuan kepada masyarakat yang mempengaruhi banjir di Raila Buay. Bantuan dalam bentuk makanan cepat saji, air mineral, peralatan anak -anak, selimut dan pakaian.