Lambung South, Peridasadu.com – Hujan deras dengan angin kencang disebabkan oleh bus mini yang dihancurkan setelah pohon yang jatuh di jalan Lambank (Justam) ke selatan. Untungnya, tidak ada korban dalam insiden ini, meskipun kondisi bus mini rusak parah karena pohon.

Read More : Anak Tiri Pangeran Norwegia Didakwa Kasus Pemerkosaan dan Kekerasan

Insiden itu pada Sabtu malam (11/1/2024) di desa Kedadon di selatan distrik Lambung pada 20,51 WIB. Sebuah pohon besar jatuh di tepi jalinamin karena mandi yang kencang dan angin kencang, dan sebuah bus mini melewati.

Dari informasi yang dikumpulkan, minibus dengan nomor polisi PG 1020 ZD bergerak dari arah Bandar Lambung ke sisi samping. 

Terlepas dari bus mini mini -bus, pohon besar bertabrakan dengan jalinsome, tetapi untungnya tidak ada korban. Pengemudi minibus melarikan diri, bahkan jika kendaraan yang dikendarainya rusak parah.

Lambang Selatan, kebakaran dan penyelamatan para perwira yang mencapai tempat kejadian, segera membersihkan cabang dan laci pohon yang menabrak tubuh jalanan dan mengusir bus mini. Proses pelepasan di bawah hujan lebat dilakukan, tetapi pihak berwenang masih berhati -hati untuk menghancurkan jalan untuk kembali ke keadaan normal.

Setelah berhasil dievakuasi oleh bus mini yang berkayu karena hujan deras, para pejabat Tomkartan bersama polisi, mengendarai kendaraan berat yang dihancurkan dari tempat kejadian.

RULI FIKRINESIA mengatakan bahwa kepala sekte Lambung Selatan Selatan, pohon -pohon yang jatuh di Jalinsam, menerima laporan tentang partainya sekitar 20,51 WIP di distrik Kaliyanta, distrik Kaliyanta. 

Read More : Jusuf Kalla: Ismail Haniyeh Pejuang Palestina dengan Kepemimpinan yang Kuat

“Kami telah menerima laporan untuk pohon tumbang untuk sekitar 20,51 WIB, mobil Galia,” kata Risi kepada wartawan pada hari Sabtu (11/1/2025).

Dari informasi yang diterima, minibus putih meninggalkan Kalaionanda di Kalia Pakani dan tiba -tiba dipukuli dengan pohon ketika ia menderita kerusakan parah.

“Proses keluar selesai pada pukul 21:30. Mobil itu berhasil diusir oleh seorang perwira bersama dari Tamkarten, BPPD dan Kantor Polisi. Alhamdulillah, tidak ada korban,” kata RULI. “Pengemudi hanya mengalami kandung kemih di tangannya.”

Selain menyebabkan minibus yang hancur, pohon -pohon disebabkan oleh hujan lebat dan selai lalu lintas lebih dari 1 kilometer. South Lambung Tomkarten menyerukan agar pengemudi lebih berhati -hati dan berhati -hati ketika melintasi jalan raya, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *