WASHINGTON, BERITASATU.COM – Tiktok mulai memulihkan layanan di Amerika Serikat (AS) karena tidak dapat diakses pada hari Minggu (19/1/2025). Ini terjadi setelah Presiden -Donald Trump’s Choice mengatakan dia akan mengembalikan permintaan untuk akses ketika dia secara resmi bertugas pada hari Senin (10/20/2025).

Read More : BMKG Prediksi Jakarta Cerah Berawan pada Minggu 26 Mei 2024

“Kami tidak punya pilihan selain menyimpan aplikasi ini,” kata Trump pada pertemuan umum pada hari Minggu (19/01/2025) sebelum pelantikannya.

Dia juga menambahkan bahwa pemerintah AS akan mencoba membangun kemitraan untuk mengembalikan platform berbagi video pendek yang digunakan oleh 170 juta pengguna di negara ini.

Beberapa jam sebelum rapat umum, Tiktok memberi penggunanya pesan.

“Berkat upaya Presiden Trump, Tiktok telah kembali ke Amerika Serikat,” kata Reuters dari perusahaan pada hari Senin (10/20/2025).

Dalam pernyataan sebelumnya, Tiktok menemukan bahwa beberapa pengguna di AS mulai memasuki platformnya, bahkan dengan hanya layanan dasar. Pada Minggu malam, aplikasi Tiktok belum tersedia untuk diunduh melalui toko aplikasi di wilayah AS.

“Tiktok saat ini sedang dalam proses pemulihan layanan berdasarkan kontrak dengan penyedia kami,” kata pernyataan resmi Tikk.

Read More : 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Frame di Mampang Diserahkan ke Keluarga

Mereka juga berterima kasih kepada Trump karena memberikan jaminan kepada penyedia layanan sehingga mereka dapat terus memberikan akses ITTOK tanpa takut sanksi. Platform ini juga dianggap mendukung pengembangan lebih dari tujuh juta usaha kecil di AS.

Syukur Tiktok kepada Trump menyerah sehari sebelum pelantikannya, antara menghangatkan hubungan antara Amerika Serikat dan Cina.

Trump mengatakan dia berencana untuk mengenakan tarif tambahan pada Cina, tetapi berharap untuk menciptakan komunikasi yang lebih baik dengan para pemimpin negara.

Sementara itu, kedutaan Cina di Washington menuduh pemerintah atas tindakan AS tidak adil menggunakan kekuatan negara untuk menekan Tiktok di AS “Cina akan mengambil langkah -langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan yang sah,” kata pintu kedutaan Cina (18/1/2025). 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *