Jakarta, Brittatetu.com – Proses identifikasi Poldok, terlibat dalam Wast Jakarta, tidak selesai. Kedelapan dari delapan pekerjaan di rumah sakit Jati sedang menunggu petunjuk.
Read More : Pajak Kendaraan Naik 40%, Pengguna Mobil Protes Massal
Proyek kepolisian kereta bawah tanah didefinisikan sebagai korban (DV) yang menggambarkan status tubuh yang ditemukan dalam kebakaran ditemukan.
“Kami menemukan mayat korban. Penting untuk menggunakan keluarga dari rumah dua kali,” Dr. IMM / 2025).
Kecacatan adalah kecacatan untuk membuat beberapa teknik sebagai tes sidik jari atau gigi. Untuk berkomunikasi, TV sangat mendesak untuk memberikan korban untuk menyediakan kartu pendukung, seperti KTP, rumah atau fasilitas.
Jika data diterima, kami akan membuat DNA, “Ini ditambahkan oleh Matmal.
Hingga sore hari Minggu (19 Juli 2015, Goasmail nasional menerima 14 keluarga Dona. Salah satu model dari anggota keluarga adalah keluarga keluarga Malala telah dikirim ke Jakarta untuk pertandingan.
“Spesim DNA dari Malagang berlangsung ke Jakarta,” kepala kepala Colume mengatakan Hussy.
Read More : Aep Laporkan Dede dan Dedi Mulyadi, Polda Metro Jaya Pastikan Diproses
Memperbaiki studi utama tujuh badan dari tujuh mayat yang ditemukan dari lokasi kebakaran selesai. Namun, kualifikasi dari tantangan besar tidak dicairkan untuk bentuk identifikasi.
“Jari yang terpencil tampaknya sulit karena keadaan tubuh,” katanya.
Api di Glopdock Square Depaces terjadi pada hari Rabu (1/15/2025) malam. Awaku diproduksi, menyebabkan lantai mana pun mengurangi kulit dan membuat aktivitas yang membuat stres. Pada waktu yang tepat, penyelamat masih diperiksa dengan para korban di bawah turmoile limbah.
Tim DVA dan Kekuasaan Polisi Nasional terus mencoba mengidentifikasi para korban untuk menggunakan berbagai cara, termasuk DNA BESAR. Keluarga adalah anggota yang hilang yang direkomendasikan untuk segera melaporkan dan mengirimkan pendukung untuk mempercepat format.