Surbaya, Beritasatu.com – Jawa Timur (Jawa Timur) diperkirakan akan menghasilkan sekitar 50 hingga 60 ton bau freeport di Gresic. Diumumkan pada hari Jumat (21/21/2024) Daily Roundtable 2024 Investors di Morazen Hotel Surbaya, diumumkan oleh Presiden PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenus.
Read More : Harga Gula Pasir Naik, Stok di Toko Ritel Tangerang Selatan Langka
Tony Wennas mengatakan tembaga graceric tembaga, emas dan perak, dibangun di zona Java (GIIP) Java (GIIP) yang terintegrasi dengan Estate dan Port Estate, akan menghasilkan beberapa produk.
“Proses bau Freeport Indonesia berfokus pada kepadatan tembaga, emas dan perak,” katanya.
Smelter tembaga saat ini sedang dalam tahap terakhir pengembangannya dan akan diresmikan minggu depan. Kemudian tes aktif dilakukan dengan pemanasan oven. Pada periode uji operasional, fasilitas pemurnian emas dan perak akan disiapkan.
“Mulai 2025 akan menghasilkan bar emas dan perak. Produksi emas dapat mencapai 50 hingga 60 ton per tahun dan 200 ton perak setiap tahun,” katanya.
Read More : LPDB dan Pemkot Kota Kendari Siap Kolaborasi Kembangkan Koperasi dan UMKM
Tony Wennas mengakui bahwa total pengeluaran modal untuk pembangunan fasilitas bau ini telah menghabiskan $ 3,7 miliar atau dana Rp 60 triliun.
“Tentu saja signifikan untuk membawa dampak kualitas, terutama jika dimulai produksi,” katanya.