Jakarta, Beritasatu.com – PT DMS Properties TBK, Real Estat, optimis bahwa pada tahun 2024. Catatan pendapatan 5% -10% dibandingkan dengan 2023 pendapatan 27 miliar RP, sebagai pemulihan industri perhotelan.
Read More : Naker Fest 2024 Jadi Jembatan Pemberi dan Penerima Kerja
Perusahaan, yang dikenal sebagai saham kota, juga direncanakan untuk memperluas proyek properti, seperti pengembangan ladang ASIR yang ditanggung dalam proyek Samarind.
“Kami optimis untuk mencapai pertumbuhan sesuai dengan industri, yaitu sekitar 5% -10% 2024. Sesaat ini adalah dukungan pendapatan perusahaan,” kata paparan publik terhadap paparan publik terhadap investor harian pada hari Kamis (4.4.2017 .).
Dia mengatakan bahwa perusahaan akan menyeimbangkan catatan bisnisnya untuk mempertimbangkan bahwa pada tahun -tahun efektif perusahaan sebelumnya, segmen katering perusahaan terutama didukung.
DMS Propertido saat ini sedang mengembangkan area campuran, Acrola Garden Samarinda, di area seluas 492.000 meter persegi, serta properti asrama Bengalon, Kalimantan Timur. “Perusahaan juga mengembangkan Kota Padjajaran di Bandung, dengan luas 9,8 hektar dalam total 63 hektar,” tambahnya.
Hingga kuartal pertama tahun 2024. Tahun, DMS Properties mencatat pendapatan 5,77 miliar RP, sedikit dikurangi dari kuartal pertama tahun 2023. Tahun yang mencapai Rp 5,85 miliar. Semua pendapatan berasal dari bisnis katering.
Read More : Investor Daily Roundtable: Upaya Kawasan Ekonomi Khusus Gresik Dongkrak Ekonomi Jatim
Pada tahun 2023. Tahun, kota ini mencatat pendapatan dari bisnis hotel dengan Rp 27,87 miliar, meningkat 33% (satu tahun / tahun) dari Rp 20,94 miliar 2022.
Selama tahun 2023. Tahun, kota ini mencatat peningkatan tingkat penyewa di hotel dibandingkan dengan 2021 dan 2022. Tahun. Hotel ini hingga 2023. Hingga 2023. Tahun pada tahun 2021. Tahun pada tahun 2021. Tahun pada tahun 2021. Tahun pada tahun 2021. Tahun pada tahun 2021.