Washington, Beritasatu.com โ€“ Tentara Israel menembak jatuh drone-nya karena kurangnya koordinasi dalam perang Gaza yang mencapai 40 persen. Namun bukan hanya drone, banyak insiden yang disebabkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) itu telah mengakibatkan kematian.

Read More : BPIP: Kedaulatan Negara Bisa Tercapai Apabila Mampu Kelola Sumber Daya

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan pada bulan April 2024 bahwa dua penjaga keamanan Israel tewas setelah sebuah perahu Israel menabrak rumah mereka. Ada kemungkinan kejadian ini karena kesalahan identitas.

Laporan lain dari Haaretz awal pekan ini menyebutkan 22 tentara Israel tewas dan 54 lainnya luka-luka akibat tembakan rekan tentaranya. Penyebab terjadinya โ€œperang saudaraโ€ ini masih belum diketahui, apakah karena konflik antar kekuatan, atau karena disalahartikan sebagai kekuatan lawan (kekuatan Hamas).

Kemudian pada bulan Desember 2023, tentara Israel mengumumkan bahwa mereka secara tidak sengaja membunuh tiga warga Israel karena pasukannya salah mengidentifikasi para tahanan sebagai ancaman.

Ketika mereka disingkirkan dari bumi, orang-orang Israel dikeluarkan dari bumi ketika mereka dikeluarkan dari bumi, dan orang-orang yang tahun-tahunnya telah berlalu.

Read More : Tak Hanya Tukang Las, Tengku Firmansyah Juga Jadi “Konsultan Kerja” di Luar Negeri untuk Netizen

Laporan lain muncul bahwa tentara Israel mungkin secara tidak sengaja membunuh warga sipil Israel selama serangan Hamas pada 7 Oktober.

Investigasi IDF menemukan bahwa Efrat Katz, 68, kemungkinan besar terbunuh oleh tembakan helikopter Angkatan Udara Israel ketika dia diculik oleh orang-orang bersenjata Hamas.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *