JAKARTA, beritasatu.com – Polres Jakarta Barat kembali menyelidiki pelaku pensiunan preman yang ditangkap bersama artis AP Kusnandar terkait kasus narkoba.

Read More : Banjir di Pejaten Timur Surut, Warga Mulai Bersihkan Endapan Lumpur

Saat dihubungi awak media, Jumat (10/5/2024), Kapolres Metro Jakarta Barat, Kompol Siaduddi mengatakan, “Selain di sinetron EK, rekan aktor juga pernah kepergok bareng di sinetron Preman Pensiun.”

Namun, Syeduddi belum membeberkan siapa saja pelaku pensiunan preman yang ditangkap tersebut. Sinetron yang tayang pada tahun 2015 hingga 2023 di salah satu stasiun televisi swasta yang dibintangi oleh beberapa pemeran utama ini juga telah diadaptasi ke layar lebar, Preman Pensiun: The Movie (2019).

“Kami mohon media bersabar mengikuti proses penanganan kasus AP Kusnander. Sekarang kasus narkoba yang melibatkan AP Kusnander sedang kita dalami lebih lanjut,” ujarnya.

“Kami akan memberikan informasi lebih lanjut seiring berjalannya penyelidikan,” tambahnya.

AP Kusnandar yang melejit sebagai pemeran Kang Mus di sinetron Preman Pensiun, positif mengonsumsi ganja berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan polisi.

Kang Mus ditangkap di tokonya di sekitar apartemen Kalibata City, sementara artis lainnya, Yogi Gambles, yang juga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba ditangkap.

Dari kedua pria tersebut kami menemukan barang bukti narkoba jenis ganja dan berdasarkan tes urine awal keduanya positif menggunakan ganja, kata Kepala Divisi Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Indravinni Panjioga kepada wartawan, Jumat (10). /10). 5/2024) Malam.

Panjiyoga membenarkan bahwa Yogi Gambles bukanlah pemeran seperti AP Kusnander di sinetron Preman Pensiun.

“Bukan Yogi Gambles, bukan pemain yang bermain di Preman Pension, ini Ultimate Wolf,” kata Panzioga.

Read More : 6 Kebiasaan Pemicu Penyakit Usus Buntu yang Harus Diwaspadai

Saat ini polisi masih mendalami peran AP Kusnandar dan Yogi Gambles dalam kasus narkoba tersebut, serta sumber barang bukti yang diperoleh keduanya.

“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan mendalam terhadap kedua orang tersebut. Kami sedang mencari tahu karakternya dan sumber barang bukti ganja yang ditemukan,” kata Panjioga.

Keduanya ditangkap menyusul adanya laporan dari masyarakat tentang penggunaan narkoba.

“Penyelidikan kami dimulai berdasarkan laporan masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba,” jelas Panzioga.

Polisi juga menyelidiki niat kedua perwakilan masyarakat ini menggunakan narkoba.

“Ini masih dalam fase mendalam,” tambah Panzioga.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *