Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Vidodo (Djokov) meminta presiden terpilih Prabovo Subinto untuk memberikan menteri lebih lanjut untuk Partai Mandte Nasional (PAN) dalam persentase Jokowi 2024-2029 dari Pemerintah, yaitu 2014, 2019 dan 2024, Didedikat apresiasi.
Read More : 2.238 WNI Terindikasi TPPO Gagal Ke Luar Negeri
“Jadi kemudian, durasi di kabinet percaya bahwa wajan (kursi menteri) harus ditambahkan,” kata Djokov sementara dia menyambut Kongres Pan ke -6 di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (8/8/23/2024).
Deklarasi Djokov diterima dengan liburan oleh para peserta di Kongres.
Meskipun Djokov mengakui bahwa penentuan kabinet adalah hak prerogatif Presiden, ia berharap Prabo akan mempertimbangkan permintaan itu, mengingat kontribusi konstan PAN untuk dukungannya.
“Harus ada lebih jauh, tiga kali Muzani lagi (Sekretaris -Gerinra Ahmad Muzani).
Read More : BPJS Kesehatan Diminta Jemput Bola Atasi Lonjakan Peserta JKN Nonaktif
Djokov juga menggarisbawahi koherensi dukungan Pan to Prabo, bahkan ketika Prabo bersaing dengannya dalam pemilihan presiden 2014 dan 2019.
“Dukungan pan untuk dukungan Pan Prabo adalah bahwa catatan ini lagi. Saya ingat, kita semua ingat bahwa Pan telah mendukung Prabo tiga kali berturut -turut. Pada 2014, 2019 dan 2024, Pan tetap konsisten dalam mendukung Prabowo”, dia Menambahkan bercanda.