JAKARTA, BERITASATU.COM – Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Vahiu Setiavan (VS) telah memenuhi undangan undangan kepada para penyelidik Komisi Eliminasi Korupsi (CCP) pada hari Kamis (2/1/2025) tidak ada di sana. . Vahiu harus ditanya sebagai saksi jika ada dugaan suap dalam menentukan anggota DPR 2019-2024 atas dugaan penyelidikan.

Read More : Korban Pencabulan Oknum Polisi di Surabaya Alami Trauma Berat

Menurut juru bicara CCP Tessa Mahaldica, Vahiu memiliki agenda yang luar biasa dan telah memintanya untuk meninjau tes pada hari Senin (6.12.2025). “Penjebak ulang ditanyakan pada hari Senin dan menyatakan siap untuk hadir,” kata Tessa kepada gedung KPK di Jakarta.

Vahiu Setiavan sebelumnya terlibat dalam penyuapan sehubungan dengan anggota Berita (PAV) anggota DPR 2019-2024. Mahkamah Agung dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara dan ditahan di Lapas Kedunpan, Semaring. Sekarang wahyu itu bersyarat.

Peristiwa itu dimulai dengan suap di mana Haan Krishyant dikatakan telah memberi Hast Christyant kepada Harlan Masik dan rekan -rekannya, ketika Krishyant membuat anggota Kongres melalui mekanisme kaki. Vahiu dan Agustiani Tio menerima suap pada bulan Desember 2019.

Dugaan Hasto Kristiianto yang saat ini diduga mengganggu prosedur investigasi PKC untuk maskin maskin dalam kasus suap dalam perawatan. PKC menyoroti peran Hastoj dalam mendorong keputusan Harun sebagai anggota DPR.

Read More : Samsat Keliling Rabu 4 September 2024 Hadir di 14 Titik Jadetabek

Sejauh ini, CCP belum mendeteksi rincian materi yang akan diselidiki dalam uji setiavan Vahiu. Hasil tes akan diteruskan setelah agenda selesai.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *