JAKARTA, BERITASATU.COM – Presiden Joko Widodo menekankan harga obat -obatan di Indonesia, yang lima kali mahal daripada harga obat -obatan di luar negeri. Persatuan dokter Indonesia (IS) masih berpikir bahwa ini disebabkan oleh 90% bahan baku untuk menghasilkan obat tergantung pada impor.
Read More : IHSG Hari Ini Senin 2 Desember 2024 Dibuka Menguat
Ketua dewan, Mohammad Ab Khumida terbesar, mengatakan harga penjualan narkoba umumnya dipengaruhi oleh banyak faktor. Hal -hal lain dengan obat -obatan, biaya pengemasan, biaya distribusi, biaya pemasaran, biaya pemasaran dan barang -barang lainnya dalam hal pendapatan perusahaan.
“Kita perlu tahu bahwa di Indonesia, lebih dari 90% bahan baku yang dibuat oleh perusahaan. (14/7/2024).
Rincian adidin, biaya produk 20-25%, 10% dari biaya pengemasan, dan sisanya digunakan untuk biaya pemasaran dan promosi.
“Biaya bahan -bahan tertentu, biaya obat -obatan, bahan baku dan biaya pengemasan tidak melebihi 35% dari harga. Setelah berbicara tentang bahan baku dan harga pengemasan, tetapi zat ini harus diimpor dan kita tahu bahwa ada pajak yang dituduh dalam bea masuk.
Selain itu, Adib juga menekankan bahwa harga tinggi obat -obatan Indonesia menghasilkan pengenalan tarif tinggi pada pengimpian bahan farmasi dalam proses memproduksi obat. Menurutnya, pemerintah harus menghilangkan berbagai hambatan untuk proses perdagangan narkoba.
Read More : Apple Hadapi Gugatan Senilai Rp 16 Triliun
Misalnya, meningkatkan metode layanan bea cukai untuk mencegah ketidakmampuan mengimpor obat mentah. Kemudian, menyederhanakan metode ekspor dan impor yang dibatasi oleh manajemen pajak dan birokrasi infrastruktur perdagangan dan dianggap rumit.
“Tentu saja, ini adalah pengaruh yang lebih tinggi jumlah yang dibayar konsumen untuk membeli obat. Inilah yang kami bandingkan dengan Malaysia dengan negara lain.”
“Ini adalah kebijakan yang dapat mengurangi harga obat, yang dalam peraturan pengeluaran kebijakan, termasuk pengeluaran kebijakan yang tidak setara, termasuk biaya kebijakan yang dibeli secara publik,” katanya.