JAKARTA, BERATHATU.COM – Markas besar polisi terkait dengan volume promosi dan kantor enam -story yang terlibat dalam pembunuhan Fordy Sambo A Tribu, Brigadir J. Peningkatan kebijakan kepemimpinan untuk memberikan hadiah atau hukuman.
Read More : Sesumbar Harun Masiku Ditangkap dalam Sepekan, Alexander Marwata: Itu Harapan
Kepala Kepala Kepala Kementerian Komunikator, Hilly Sandi Sandi Nugroho, mengatakan bahwa itu adalah kebijakan manajemen yang ditentukan oleh pertemuan Dewan Divisi dan atau Winjakti.
“Itu adalah pertemuan Jakaki yang akan ditentukan oleh orang yang akan menerima hadiah atau hukuman,” kata dorongan dari enam petugas polisi yang terlibat dalam pusat pengambilan sampel yang gerak untuk Senin (9/12/202).
Sandi menjelaskan bahwa Winjakti bertekad jika polisi disajikan. Demikian pula, enam anggota terlibat di tengah -tengah Ferdy Sambo.
“Bagus adalah penghargaan yang bersalah,” katanya.
Sebelumnya, enam petugas polisi terlibat dalam pembunuhan Fordy Samala di Brigadir J dan dipromosikan atau dipromosikan. Ini adalah Kumbes Poli Buziananto, Kump Chuck Putranto, Komisaris Polisi Utama Susano Budo Pito dan Komite Kepolisian Denny Setia Nasushia.
Polisi menerima promosi yang terlibat dalam pembunuhan pembunuhan Brigadir J dan tersangka utama dalam tuduhan Sambo. Mengikuti peran baik mereka:
1. Kumbes Pol Budhi Hordibudhi dalam kasus Ferd Settela yang berfungsi sebagai kepala utama di selatan Jakarta. Budhi mulai membawa kematian Brigadir J ke kematian Bharada ke Jarada di Jarada ke Jarada 11, 2022.
Budhi dipindahkan pada Kamis 21 Juli 2022, dua hari setelah penunjukan Ferdy Sambo. Wood ditugaskan ke Pamin Yanma Poliri.
Berdasarkan jumlah telegraf ST / 251 / XI / Kep / Kep / 2024 National Signs HR Polisi Memeriksa Dedi Mope, Budhi dioptimalkan untuk Kepala Kantor Mobil Nasional.
2 Pada waktu itu, Rabu (09/28/2022) Dang untuk Kode Nasional Mengemudi (KKEP)), Marsheni bukan seorang profesional dalam perawatan kasus Brigadir J Jign.
Read More : Menkes: Komplikasi Serius Terjadi pada 70 Persen Pasien Diabetes yang Terlambat Ditangani
3. Kombes Denny Setia Nugia Nagraha Nastahanan Nasshutmanan Nestahanan Nestanatan Nestahanan Panimal Porri dihancurkan dibandingkan dengan Brigadir J.
Kombes Denny adalah orang pertama yang menceritakan pengintai video di mantan Hendor Jenderal Brigadir, Jenderal Brigadir, Hendra Korniawan. Kombes Denny sekarang seperti Baggaling Rojistra Saps Poliri.
4. Kombes Susanononon, Kepala Penerapan Bagian Polri Polri tentang Perbanyakan Kelas Propam Polri, berusia tiga tahun dan berlipat ganda Patsus dengan muatan Sambo Fordy. Kombes Dinse Date telah menemukan posisi baru sebagai penyelidik hukum Level II pada penyelidikan prosedur kriminal sejak 2023.
5. AKBP Handik Zusubmantan Rememob Ditrob Ditro Jetro Jetro Jetro Jetro Jetro Juya tidak ketinggalan pemadaman kebakaran dengan harapan berharap Histort dengan apa yang didistribusikan dengan distrik distrik ini yang Haster J Duren Tigi.
AKBP Hotel Zusen, sejak 2023, telah bekerja sebagai kepala divisi Opsal Dittipidum Bareskrim Polri.
6 Komisaris Chuck selesai selama satu tahun dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh Pengadilan Regional Jakarta Selatan.
Partisipasi Kompolth Chuck menghapus bukti elektronik, yaitu gambar pengawasan video di sekitar Fordy Sambo House. Kompol Chuck Pateranto ditingkatkan di AKBP dan ditempatkan sebagai Pamen Politro Metroto berdasarkan Buku Polisi Telegram pada 1 Agustus 2024.