Jakarta, Berituatu.com – Dewan Nahdlatul Ulama (PBNU) Kha Yahya Kolil Stak atau Presiden Gus Yahya telah mengungkapkan bahwa timnya berencana untuk berinvestasi di Calimi Timur, Nusantara (IK). Setelah pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokoi) State Castle di Jakarta pada hari Kamis (27.222), Gus Yahya menyatakan keinginannya untuk membeli hektar tanah.

Read More : Aksi Battle Sound Horeg Pukau Ribuan Penonton di Kediri

“Kemudian, seperti yang ingin dibeli Tuhan, kami ingin membeli tanah IK. Semoga ini bisa mencapai 100 hekta,” kata Gus Yahya.

Dia menjelaskan bahwa dunia akan digunakan untuk menciptakan berbagai peluang termasuk pendidikan, kesehatan dan infrastruktur agama.

“Mr. Presiden sepenuhnya mendukung rencana tersebut dan kami akan segera menghubungi pihak berwenang.

Gas Yahya mengasumsikan bahwa investasi ini akan membutuhkan dana Rp 2-5 triliun. Dia juga berharap bahwa pengembangan IK akan berlanjut dengan baik.

“Kami masih menghitung nilainya, tetapi membutuhkan sekitar $ 2-5 triliun dolar ini

Read More : Kenapa DPD Tidak Bisa Membuat UU? Ini Penjelasannya

Juga, Gus Yahya percaya pada proyek untuk melanjutkan proyek karena sudah ada dasar hukum yang kuat.

“II sudah menjadi undang -undang, jadi tidak diragukan lagi. Ada perkembangan, dan kami percaya itu adalah ide yang sangat penting untuk mencegahnya,” katanya sebagai kesimpulan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *