MATARAM, BERITASEATU.COM – Otoritas Jasa Keuangan West Nusa Tenggara (NTB) sedang mengeksplorasi 5.000 transaksi mencurigakan yang diidentifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) terkait dengan game online.

Read More : Hari Pertama Long Weekend, Stasiun Kereta Cepat Whoosh Ramai Penumpang

“Ada sekitar 5.000 dan kami meminta semua bank komersial dari semua Indonesia untuk memverifikasi pendalamannya,” kata kepala NTB OJK, Rudi Sulistyo, Jumat (7/05/2024).

Verifikasi ini dilakukan untuk memeriksa apakah transaksi benar -benar mencurigakan atau tidak adanya transaksi game online. OJK NTB bekerja sama dengan Banks Commercial, termasuk NTB Syariah Bank, untuk melakukan verifikasi.

“Jika hasilnya saya tidak menerima tanggapan karena kami hanya bertanya pada NTBS (NTB Syariah), maka kami mencoba memverifikasi,” Rudi menjelaskan.

OJK NTB masih belum tahu transaksi total yang mencurigakan. Namun, mereka akan terus melacak dan memverifikasi semua transaksi yang dianggap mencurigakan.

“Jika Anda dipraktikkan, semua kegiatan yang mencurigakan, kami meminta untuk diverifikasi, nama yang lebih baik dari Dilgence Dilgence (EDD) nantinya akan diketahui berapa banyak dan daftar Kominfo yang banyak dari 5.000, apakah banyak transfer atau masuk ke sana.” kata Rudi.

Read More : Ini 2 Sektor Saham Favorit Lo Kheng Hong

Jika Anda menemukan transaksi game online yang dicurigai, OJK NTB akan meminta bank untuk memblokir akun terkait dan tunduk kepada pejabat hukum.

“Jika benar -benar ada, kami akan meminta kami untuk diblokir dan kemudian kami akan memverifikasi dalam tips baru untuk menyerahkannya kepada pejabat hukum,” kata Rudi.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *