JITENGUR, baritasato.com – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) meluluskan 1.221 mahasiswanya, termasuk program doktor di bidang patung pemerintahan, dan mendaftar ke program ilmu pemerintahan. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mohamed Titito Karnoyan mengatakan, momen wisuda studi pemerintahan, dan program ilmu pemerintahan terapan tahun ajaran 2023/2024. Kegiatan ini berlangsung di Aula Ranini Kampus IPDN Jitengur, Kabupaten Smeding, Wor Java, Senin (29/7/2024).
Read More : Maju Pilkada 2024, 3 Jenderal Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Polri
Baca Juga: KPU Kemendagri Rancang Gok Kepala Daerah Terpilih “Karena satu negara disuruh punya empat syarat, kedua syarat regional, dan keempat syarat pengakuan dari negara lain.” Mendagri menekankan, keberadaan pemerintah merupakan tuntutan terpenting bagi berdirinya suatu negara. Karena tanpa pemerintah tidak akan ada tanah. Oleh karena itu, pemerintahan perlu ditambah dengan pemerintahan yang dapat berfungsi secara efektif dan efisien. Mirip dengan kapasitas satuan dalam penggunaan sumber daya minimum tetapi hasil maksimal. Oleh karena itu, Menko Alam berharap para lulusan dapat membuktikan kompetensinya dalam menyandang gelar akademik. Harapan lainnya adalah lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh studi di kehidupan nyata. Sebaliknya politik yang berdasarkan ideologi kuat juga menguntungkan, perjudian,” jelasnya.
Baca Juga: Hampir 1 Dekade Bermusik, Risky February Buktikan Eksistensinya di BTW Semista Hello Kararangol, Oleh karena itu, Pemerintah harus mengambil kebijakan berdasarkan teori yang sudah teruji. Menurutnya, lulusan yang menyandang gelar sarjana, magister, dan doktor adalah ilmuwan yang harus berpikir ilmiah. Bisnis-bisnis ini akan mengikat para pembuat kebijakan. “Saya harap pengambilan kebijakan di IPDN diinformasikan, jangan dikembalikan, jangan dimanfaatkan, nanti semrawut,” tegasnya.
Read More : Jokowi Terima Penghargaan Order of Zayed dari Presiden Persatuan Emirat Arab