JAKARTA, Berisatoo.com – Timnas Italia kalah 0-1 dari Spanyol pada laga kedua Grup B Piala Eropa 2024 yang digelar di Gelsenchalke Arena, Jerman, Jumat (21/6/2024) dini hari WIB.

Read More : Shin Tae-yong Optimistis Timnas Indonesia U-23 Bakal Lolos ke Olimpiade 2024

Pelatih Timnas Italia, Luciano Spalletti mengungkap kekalahan anak asuhnya. Menurutnya, pemain yang lamban dalam mendistribusikan bola membuat tim lawan lebih nyaman saat memainkan permainan.

“Kami lambat malam ini. Ini alasan utama kekalahan ini. Kami perlu menyelesaikan masalah, tapi alasan utama kami berjuang adalah (kami menyebarkan bola) sedikit,” kata Luciano Spalletti di laman resmi Euro 2024. . Jumat.

Dengan kekalahan ini, Italia berharap bisa memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Eropa 2024.

“Spanyol adalah tim yang dominan malam ini dan kami tidak akan menjadi tim tersebut. Mereka pantas memenangkan pertandingan, kami tidak ikut bermain kecuali di 20 menit terakhir,” kata Spalletti.

Italia terpaksa gigit jari setelah Ricardo Calafori melanggar penyerang Spanyol Nico Williams pada menit ke-54. Gol bunuh diri Calafiori gagal menyamakan kedudukan bagi Jorginho dan kawan-kawan, meninggalkan La Roja dengan tiga poin penuh.

Spalletti menegaskan Gli Azzurri perlu bermain tenang dan mengontrol kualitas permainan seperti yang ditunjukkan pada laga pertama melawan Albania. Namun strategi yang digunakan kurang efektif dan Italia bisa memainkan permainan dengan lebih banyak menggunakan umpan untuk membongkar pertahanan La Furia Rosa.

Read More : Ratusan Warga di Tangerang Antusias Sambut Pembagian Sembako Gratis dari TNI AL

“Kami harus menahan bola seperti yang kami lakukan pada pertandingan terakhir. Kami harus menjaga bola dan mencoba memainkan sesuatu. Itulah satu-satunya cara untuk bermain,” ujarnya.

Mantan pelatih Napoli, Luis de la Fuente, memuji permainan yang ditunjukkan anak asuhnya yang mampu mendominasi tembok Italia dengan menggunakan cara bermain yang sangat bermasalah. Spalletti melakukan tes agar garis bertahan bisa lebih memprediksi pergerakan pemain dengan pola menyerang seperti Spanyol.

“Semua orang akan senang meniru permainan Spanyol yang sudah lama menampilkan sepakbola terbaiknya. Saya harus berusaha untuk berhasil membuat para pemain saya melihat betapa pentingnya jenis permainan ini karena kami sering hidup bersama tim. itu terlalu berat bagi kami, pada akhirnya akan sangat sulit,” kata Spalletti.

Dengan kekalahan tersebut, Italia berada di peringkat kedua Grup B dengan tiga poin dari dua pertandingan. Sementara Spanyol sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar setelah memuncaki Grup B dengan enam poin dari dua laga.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *