Jakarta, Beritasatu.com – Pedayeung Indonesia Ima Memo menempati peringkat ke-27 tunggal putra setelah memasuki babak ketiga Final E Olimpiade Paris 2024, Jumat (2/2024).
Read More : Ini Penyebab Zhang Zhi Jie Tak Bisa Langsung Ditolong Saat Kolaps di Tengah Lapangan
Kompetisi ini berlangsung pada Jumat sore (02/08/2024) di Wib Stade De Vaires-Sur-Marne. Atlet asal Maluku itu gagal melaju ke babak perempat final setelah sebelumnya finis ketiga di fase pemulihan.
Final tunggal putra E Silla, catatan La Memo 07:02.23. Pedayeung Vladislav Yakovlev dari Kazakhstan menjadi yang tercepat di final ini dengan waktu 06:59.43. Posisi kedua ditempati atlet asal Tunisia, Muhammad TAIEB. Stopwatch pada pukul 07:00.31.
Usai tersingkir dari peluang meraih medali, Khatira mengikuti partai semifinal dan kemudian final hari ini untuk menentukan posisi akhir. Final E, Memo ketiga, di belakang atlet Kazakh Vladislav Yakovlev, dan wakil Tunisia, Mohammed TAIEB.
Ini menandai berakhirnya perjalanan memo, kali ini menuju Olimpiade. Ia menyambung perkataannya dengan total 33 pedayung.
Indonesia belum meraih medali di Olimpiade 2024. Ia mencatat, cabang angkat besi sudah meraih 15 medali sepanjang sejarah Olimpiade hingga akhir tahun ini.
Read More : 2 Tahun Absen Bela Prancis, N’Golo Kante Tetap Tampil Menawan
Medali di Olimpiade Paris 2024 kembali membawa landasan bagi Indonesia. Indonesia mengirimkan empat perwakilannya ke cabang ini.
Mereka adalah Rahmad Adi MiLono, Rita Kusuma dewi, Vedrig Leonardo, dan Rajiah Salsabillah. Cabang panjat tebing akan berlangsung pada 5 hingga 10 Agustus 2024 di venue pendakian Le Bourget Sport, Saint Denis, Paris.