Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Departemen Wasit Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Pratap Singh mengatakan, hanya empat titik insiden yang bisa ditinjau oleh video asisten wasit (VAR) wasit yang akan memimpin pertandingan.

Read More : Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-23: Garuda Muda Waspadai Kecepatan Lawan

Kartu tersebut berupa gol, penalti/non penalti, kartu merah langsung diberikan atau tidak, dan salah identitas atau penerima penalti.

Jadi tidak semua hal bisa direview atau diintervensi VAR oleh wasit yang memimpin lapangan, semua harus tahu, kata Pratap dalam media briefing wasit di Sekretariat Pers PSSI, Gelora Bung Karno Arena, Jakarta, Senin (8/8). . 7/2024).

Ia mengatakan, kejadian pertama adalah gol yang terjadi dalam pertandingan tersebut. Jika ada protes untuk melihat sah atau tidaknya suatu gol, wasit akan mendengarkan pendapat VAR.

Kemudian, atas pelanggaran yang berpotensi menimbulkan penalti atau tendangan pinalti yang dilakukan pemain, VAR bisa memberikan pendapat kepada wasit.

Yang ketiga terkait kartu merah langsung yang diberikan atau dilewatkan oleh wasit, kata pemain India yang merupakan wasit elit dan evaluator wasit AFC itu.

Read More : Komposisi Tim Bagus, Bonek Yakin Persebaya Juara Liga 1

Kejadian terakhir adalah peninjauan identitas atau penerima penalti yang belum atau sudah diberikan wasit.

Namun satu hal yang pasti, VAR hanya memberi nasihat dan tidak memaksa. Keputusan akhir kembali ke wasit utama, tambahnya.

Mereka mengatakan VAR hanya fokus pada dua hal, yaitu kesalahan yang jelas dan nyata, serta insiden serius yang tidak.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *