Jakarta, Beritasatu.com – Anggota grup idola K-Pop sekaligus produser tujuh belas lagu, Woozi, membantah menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam proses produksi lagu grupnya. Woozi menjelaskan, pembuatannya dilakukan oleh tim, bukan menggunakan plastik.
Read More : 8 Sayuran yang Baik Dikonsumsi Penderita Asam Urat
“Ketujuh belas lagu itu ditulis oleh orang-orang kreatif,” melalui Instagram story miliknya, dilansir Beritasatu.com, Senin (15/7/2024).
Menurut laporan dari situs Seoul Sports, Pledis Entertainment, agensi yang menaungi Seventeen, telah mengumumkan tanggapannya terhadap tuduhan yang dilontarkan oleh media asing tentang penggunaan AI dalam musik grup tersebut.
“Tidak benar AI digunakan untuk membuat tujuh belas lagu. Kami sudah menyampaikan sikap kepada media luar negeri yang memberitakan hal tersebut untuk mengoreksi informasi tersebut,” kata Pledis.
Pernyataan itu muncul setelah publikasi media asing mengungkapkan bahwa ada bagian dalam video musik lagu ketujuh belas Maestro yang dibuat oleh AI dan beberapa lirik lagu tersebut mungkin dibuat dengan bantuan AI.
Media yang memuat informasi tersebut mengutip pernyataan Woozi pada konferensi pers April 2024, yakni ia menguji AI, lalu menggarap lagu menggunakan AI.
Woozi menyatakan bahwa dia ingin tetap menggunakan teknologi.
Namun saat ditanya mengenai konten dan lagu berbasis AI pada konferensi pers, Woozi mengatakan bahwa mereka sedang mencoba membuat lagu AI.
“Saya mencoba berbagai hal berdasarkan AI dan lagu, dan saya memikirkan pro dan kontranya. Saya juga memikirkan bagaimana menjaga identitas asli kami dalam prosesnya,” kata Woozi.