Jakarta, Beritasatu.com – Spesialis kesehatan regeneratif dan hormon, Gowri Reddy Rocco MD menjelaskan, penyebab umum moon face atau bengkak adalah penumpukan lemak akibat gaya hidup tidak sehat dan gangguan kesehatan yang memengaruhi kadar hormon kortisol. di dalam tubuh
Read More : Pamer Hasil USG, Aaliyah Massaid Umumkan Kehamilannya
Fenomena ini disebabkan oleh penumpukan lemak di seluruh wajah, biasanya disebabkan oleh produksi kortisol yang berlebihan, baik dari tubuh itu sendiri maupun dari obat-obatan yang Anda konsumsi, kata Rocco, dikutip dari situs Well and Good, Jumat. (2/2) . 8/2024).
Dijelaskannya, moon face atau disebut juga dengan moon face merupakan peradangan yang terjadi pada area wajah sehingga tampak bengkak dan bulat seperti bulan purnama.
Wajah bulan bukanlah suatu kondisi, melainkan efek samping dari masalah kesehatan mendasar yang memengaruhi kadar hormon seperti kortisol.
Menurutnya, kondisi ini sering terlihat pada seseorang yang menggunakan kortikosteroid, seperti prednison, untuk kondisi seperti arthritis, asma, penyakit autoimun seperti lupus dan multiple sclerosis, masalah kulit seperti eksim dan ruam, atau jenis tertentu. kanker
Alasan medis lain yang dapat menyebabkan _moon face_ adalah resistensi insulin, diabetes, atau hipotiroidisme. Namun kondisi ini juga bisa disertai efek samping lain, seperti kelelahan, gangguan tidur, dan depresi atau kecemasan.
Wajah bengkak juga bisa disebabkan oleh faktor lain seperti retensi air, penambahan berat badan, konsumsi alkohol berlebihan, dehidrasi, dan pola makan yang buruk tinggi lemak, gula, dan makanan olahan. Semua ini bisa tampak lebih bulat, kata Rocco.
Selain itu, stres kronis dapat meningkatkan kemungkinan kebiasaan gaya hidup buruk yang seiring waktu dapat menyebabkan peningkatan kadar kortisol, serta efek samping seperti gangguan tidur, kecemasan, dan penambahan berat badan.
Read More : ABG 13 Tahun di Palembang Ditemukan Tewas di Belakang Lemari, Diduga Diracun Kakak Ipar
Untuk mencegah kembung, ia merekomendasikan untuk menjaga kadar kortisol agar tubuh Anda tetap berfungsi dengan baik. Tingkat kortisol yang sehat biasanya mencapai puncaknya di pagi hari dan menurun sepanjang hari.
Bagi kebanyakan orang dewasa, kadar kortisol berkisar antara 10 hingga 20 mikrogram per desiliter dari pukul enam pagi hingga delapan pagi dan tiga hingga 10 mikrogram per desiliter pada pukul empat sore.
Rocco mengatakan bahwa peningkatan kadar kortisol (karena kondisi medis tertentu atau stres kronis) dapat menimbulkan efek seperti penambahan berat badan, depresi, peradangan, dan banyak lagi.
“Jika kadar kortisol tinggi disebabkan oleh suatu kondisi medis, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan atau pengobatan yang tepat. Namun secara umum, gaya hidup sehat yang Anda jalani dapat membantu menurunkan kadar kortisol Anda secara keseluruhan tanpa memerlukan suplemen, e-book, atau barang mewah. produknya,” tambahnya.
Rocco menghimbau setiap orang untuk tidur cukup, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan seimbang, mengurangi asupan alkohol, dan mengelola stres dengan mengutamakan aktivitas menyenangkan untuk meningkatkan hormon oksitosin dan endorfin demi kesehatan yang lebih baik.