Purwakarta, Beritasatu.com – Plt Gubernur Jawa Barat Bey T Mahmudin menyikapi seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas di Tol Tsipularang. Sadar kondisi jalan raya kerap menimbulkan kecelakaan, Bey berencana berkonsultasi dengan Kementerian Jalan Raya (Kemen PU) dan Marga Muda untuk mencari solusi preventif ke depannya.

Read More : Fitur Baru WhatsApp Bisa Verifikasi Keaslian Foto yang Diterima

“Saya sudah berdiskusi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Jasamarga bagaimana kemudahannya ke depan,” kata Bey Rajak saat menjenguk korban bencana di Fasilitas Bencana (IGD) RSU, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (11/1). 11) ). /2024).

Menurut Bey, kecelakaan di Tol Tsipularang kerap terjadi pada jarak antara 90 hingga 100 kilometer. Selain jalan bawah, pekerjaan perbaikan di beberapa lokasi jalan juga diyakini menjadi penyebab kejadian tersebut.

Sebenarnya kecelakaan lebih sering terjadi pada jarak 90-100 km ya? Karena jalannya menurun, tapi ada perbaikan jalan juga, jelas Bay.

Ia juga mengimbau pemilik kendaraan, khususnya truk berat, untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraannya sebelum melintasi Tol Tzipularang. Bey menekankan pentingnya tes mengemudi untuk mencegah kejadian serupa.

Read More : Peran Strategis Jasa Raharja untuk Kelancaran Arus Mudik dan Balik Idulfitri 2025

“Kami mohon kepada para pemilik mobil khususnya mobil berukuran besar untuk memastikan mobilnya dalam kondisi sehat, ingatlah untuk melakukan pengecekan mobil dan pengemudi harus benar-benar memahami kondisi mobilnya, jadi jika kurang oke jangan dipaksakan.” dia menambahkan.

Bey menutup pernyataannya dengan berharap kecelakaan ini menjadi kejadian terakhir di Tol Tsipularang. “Kuharap ini yang terakhir,” pungkas Bey.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *