Jakarta, Beritasatu.com – Penderita diabetes mengalami kadar gula tinggi di pagi hari. Inilah yang disebut dengan fenomena pagi hari, dimana kadar glukosa darah meningkat secara signifikan di pagi hari. Gula darah biasanya naik antara pukul empat hingga delapan pagi.
Read More : Dul Disebut Bakal Menikah Tahun Depan, Ahmad Dhani: Bagus Itu
Untuk mengelola kadar gula darah tinggi di pagi hari, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Pertama, sesuaikan pola makan dan pilih makanan yang tidak menyebabkan lonjakan gula darah sebelum tidur. Kedua, hindari karbohidrat sebelum tidur. Ketiga, ganti obat diabetes atau dosis insulin. Keempat, ubah waktu minum obat dari waktu makan malam menjadi sebelum tidur.
Sangat penting untuk memantau gula darah secara rutin, terutama sebelum tidur dan saat bangun tidur, untuk mengontrol kadar gula darah. Namun, tahukah Anda apa saja penyebab kadar gula darah tinggi di pagi hari? Selasa (16/7/2024) Berikut 10 alasannya dikutip dari berbagai sumber
Fenomena pagi hari terjadi ketika kadar hormon seperti kortisol dan adrenalin meningkat. Akibat peningkatan hormon ini, hati melepaskan lebih banyak glukosa ke dalam darah sehingga menyebabkan kadar gula darah meningkat saat Anda bangun tidur.
Efek Somogyi Efek Somogyi adalah suatu kondisi dimana kadar gula darah turun pada malam hari. Sebagai responnya, tubuh melepaskan hormon untuk meningkatkan kadar gula darah. Hormon ini merangsang hati untuk melepaskan glukosa ke dalam darah sehingga menyebabkan -kadar gula darah akan meningkat di pagi hari. .
Jika Anda mengonsumsi camilan sebelum tidur yang tinggi karbohidrat atau gula, tubuh mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk memproses glukosa. Saat Anda bangun, kadar gula darah Anda mungkin tinggi karena tubuh Anda sedang mencerna makanan
Kurangnya aktivitas fisik di malam hari Kurangnya aktivitas fisik dapat menurunkan sensitivitas insulin sehingga meningkatkan kadar gula darah. Ketika tubuh tidak aktif, sel-sel menjadi kurang responsif terhadap insulin, sehingga glukosa tetap berada dalam aliran darah dan kadar gula darah meningkat.
5. Stres dapat menyebabkan pelepasan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin yang meningkatkan kadar gula darah terutama di pagi hari. Hormon ini merangsang hati untuk melepaskan lebih banyak glukosa ke dalam aliran darah
Read More : Begini Cara Dapatkan Diskon Tiket 80 Persen untuk Nonton Semesta Berpesta 2024 di Pekanbaru
Penggunaan obat-obatan tertentu Obat-obatan tertentu, seperti steroid yang digunakan untuk mengobati kondisi peradangan atau imunosupresi, dapat meningkatkan kadar gula darah dengan mempengaruhi metabolisme glukosa tubuh.
Kurangnya kualitas tidur dapat mengganggu pengaturan normal metabolisme glukosa dalam tubuh. Tubuh seharusnya memproses glukosa dengan baik saat tidur, namun kurang tidur dapat menyebabkan gula darah naik di pagi hari.
Dehidrasi Dehidrasi terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup cairan untuk mempertahankan fungsi normalnya. Saat tubuh kekurangan cairan, mekanisme tubuh dalam menjaga keseimbangan cairan bisa terganggu hingga akhirnya memengaruhi pengendalian gula darah.
9. Minum alkohol di malam hari, terutama dalam jumlah besar, dapat menyebabkan perubahan besar pada kadar gula darah. Alkohol mengganggu pengaturan normal gula darah dalam tubuh
Perubahan hormonal: Saat menstruasi, menopause atau kehamilan, wanita seringkali mengalami perubahan hormonal yang mempengaruhi kadar gula darah. Hormon seperti estrogen dan progesteron dapat mempengaruhi sensitivitas insulin dan kontrol glukosa dalam tubuh.