Washington, Beritasatu.com – Donald Trump Jr. mengumumkan bahwa Sean Curran, anggota penjaga antipeluru yang melindungi Donald Trump selama upaya pembunuhan di Butler, Pennsylvania, akan ditunjuk sebagai direktur Dinas Rahasia AS. Pengumuman ini disampaikan melalui platform X pada Jumat (17/1/2025).
Read More : Saingi X, Pengguna Threads Kini Bisa Menonton Video dalam Mode Lanskap
“Sean adalah seorang patriot sejati yang akan membantu menghentikan kekacauan saat ini dan masa depan. Tidak ada orang yang lebih baik untuk posisi ini,” tulis Donald Trump Jr.
Sean Curran adalah komandan tim pengawal Donald Trump selama dua setengah tahun terakhir. Pada kejadian 13 Juli 2024 saat Donald Trump ditembak di Butler, Pennsylvania, Sean Curran langsung mengarahkan tim pengawalnya untuk membentuk perisai manusia, menyelamatkan nyawa Donald Trump dan memindahkannya ke rumah sakit.
Insiden ini menyoroti pelanggaran keamanan serius yang menuai kritik luas terhadap Dinas Rahasia AS. Insiden tersebut memaksa Direktur Dinas Rahasia Kim Cheatle mengundurkan diri, sementara Penjabat Direktur Ronald Rowe memulai reformasi organisasi.
Meskipun Curran memiliki pengalaman Dinas Rahasia lebih dari dua dekade, beberapa orang mempertanyakan kemampuannya memimpin sebuah badan serumit Dinas Rahasia. Berbeda dengan pendahulunya, Curran tidak pernah menjabat di kantor pusat atau menjadi anggota manajemen senior, posisi strategis di lembaga tersebut.
Read More : Pemprov DKI Akan Tebus Belasan Ribu Ijazah yang Tertahan di Sekolah
Namun, beberapa sumber mendukung penunjukan Curran. Mereka mengatakan keterampilan kepemimpinannya tercermin dalam tanggung jawab besar yang diembannya saat menjabat sebagai pengawal Donald Trump, termasuk mengelola tim keamanan presiden terpilih yang beranggotakan 85 orang.
Sejak Donald Trump meninggalkan Gedung Putih pada tahun 2021 dan kembali mencalonkan diri sebagai presiden, ancaman terhadapnya semakin meningkat. Dalam situasi politik yang memecah belah dan berbagai persoalan hukum yang dihadapinya, tim pengawal Donald Trump menjadi bagian penting dalam perlindungan mantan presiden tersebut.