Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Komunitas Guru Belajar Indonesia (KGBN) Nunuk Riza menegaskan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan harus fokus pada kepentingan peserta didik. Menurut Nunuk, para menteri yang terlibat di bidang pendidikan dan kebudayaan sudah memiliki pengalaman dan dedikasi untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Read More : Ini yang Perlu Dipersiapkan untuk Cek Kesehatan Gratis

“Jelas banyak menteri yang menjabat saat ini memiliki keinginan untuk membawa perubahan positif di bidang pendidikan,” kata Nunuk Riza kepada Beritasatu.com baru-baru ini di kawasan Jakarta Pusat.

Namun Nunuk menyadari bahwa kebijakan pendidikan tidak lepas dari pengaruh politik, sosial, budaya, dan pemerintahan lainnya. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kebijakan yang benar-benar mendukung pelajar agar pendidikan di Indonesia tidak hanya berfokus pada kepentingan orang dewasa.

“Menurut saya yang perlu kita prioritaskan saat ini bukan hanya profil menterinya saja, tapi apa kebijakannya dan seberapa besar dukungannya terhadap mahasiswa kita,” jelas Nunuk.

“Jangan sampai kebijakan Anda hanya mementingkan kepentingan orang dewasa dan mengabaikan perkembangan psikososial anak,” imbuhnya.

Read More : LBH GP Ansor Nilai PAW 2 Kader PKB Tidak Sah

Selain itu, Nunuk mengatakan pergantian menteri atau perubahan haluan merupakan hal yang lumrah. Namun, yang lebih penting, setiap perubahan ini melibatkan perubahan paradigma. Mendorong siswa harus tetap menjadi prioritas utama.

“Karena salah satu tantangan pendidikan di Indonesia adalah keterampilan guru. Guru perlu memahami bahwa siswa adalah sasaran utama, bukan kepentingan orang dewasa, tapi kepentingan anak-anak kita,” ujarnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *