Paser, Beritasatu.com – Jembatan Busui di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur yang ambruk menyebabkan dua orang luka-luka akibat terjebak di dalam kabin truk bermuatan beton curah sekitar 50 ton. Kedua korban berhasil dievakuasi setelah terjebak di dalam kabin selama 5 jam.

Read More : Top 5 News: Isu Selingkuh Ridwan Kamil dan Keamanan Mudik

Kedua korban yang terjebak di dalam kabin trailer adalah sopir truk Azis dan asistennya Maskur. Keduanya terjebak di dalam kabin trailer yang terbalik setelah menabrak tiang di Jembatan Busui sehingga menyebabkan jembatan yang menghubungkan Kaltim-Kalsel ambruk menjadi dua.

Pengkaji Penyuluhan BPBD Kabupaten Paser Marwansyah mengatakan, proses evakuasi kedua korban berlangsung dramatis karena keduanya terjebak di dalam kabin dalam keadaan sadar.

Petugas gabungan yang dilatih BPBD, TNI-Polri dan dibantu masyarakat setempat kesulitan mengevakuasi kedua korban, karena kondisi truk rusak parah.

Proses evakuasi berhasil dilakukan setelah petugas berjuang di lokasi kejadian selama hampir lima jam. Jembatan Busui sudah tidak bisa digunakan lagi karena putus.

Jadi menunggu tim gabungan TNI-Polri dan pihak perusahaan, setelah tim gabungan bisa mengevakuasi korban selama lima jam, kata Marwansyah di kantor BPBD Paser, Kamis (16/1/2025) pagi.

Read More : Biayai Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Bakal Terbitkan Surat Berharga Negara

Menurut dia, pada pukul 04.00 WITA, petugas berhasil mengevakuasi korban pertama, Maskur, yang merupakan pengemudi mobil derek naas tersebut. Kemudian korban kedua bernama Azis yang merupakan seorang sopir truk baru bisa dievakuasi petugas gabungan sekitar pukul 07.10 Wita.

Diduga truk trailer naas itu melaju dengan kecepatan tinggi, sebab tabrakan tersebut menyebabkan runtuhnya tiang penyangga Jembatan Busui. Jembatan itu runtuh dan terbelah dua.

 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *