Bekasi, Beritasatu.com – Tiga desa di Pantura, Kabupaten Bekasi terdampak banjir besar dalam tiga hari terakhir. Tiga desa di kawasan pesisir tersebut adalah Huripjaya dan Harapanjaya di Kecamatan Babelan serta Samuderajaya di Kecamatan Tarumajaya.
Read More : Buang Sial, 23 Anak Ikuti Ruwatan Massal di Karanganyar
Banjir Pantura Bekasi terjadi selama tiga hari terakhir akibat fenomena banjir air laut di perairan Laut Jawa.
Di Desa Huripjaya, terdapat ratusan rumah di tiga kecamatan (RT 05, 06 dan 07) di Rukun Warga (RW) 05. Menurut Kepala Dusun 2 Desa Huripjaya Sarman, ketinggian air saat ini 20 hingga 30 sentimeter. Dulu, ketinggian air bahkan mencapai 80 sentimeter saat puncak banjir Pantura Bekasi.
Kata Sarman, Senin (16/12/2024). โSekitar 1.200 KK terdampak banjir di tiga TT Desa Huripjaya saja.โ
Ia menjelaskan, kondisi rawa yang terjadi di sekitar kolam pemancingan di pinggir desa membuat air sulit surut seluruhnya. Meski aktivitas warga terganggu, namun sebagian besar memilih bertahan di rumahnya dan tidak menggunakan lokasi pengungsian di RW 08.
โAktivitas warga banyak yang terhenti akibat banjir, namun belum ada satu pun warga yang beraktivitas,โ pungkas Sarmon.
Fenomena banjir di Pantura Bekasi menjadi permasalahan tahunan bagi warga pesisir pantai. Keadaan ini memerlukan perhatian serius untuk menghilangkan dampak banjir laut yang semakin sering terjadi.