JAKARTA, Beritasatu.com – Calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 Pramono Inang-Rano Karno diyakini memenangi masa jabatan setelah berkolusi dengan relawan pendukung Presiden Inis atau Presiden PAS.
Read More : Aksi Pencurian Mobil Pikap di Bekasi Terekam Jelas CCTV
Hal itu diungkapkan Abdul Ghani, Direktur Jenderal Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) pada Selasa (9/11/2024) dalam pernyataan dukungannya kepada tokoh masyarakat di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir adalah Presiden PAS Hamza Wahab. Kelompok relawan pendukung Anis Basvidan pada Pilpres 2024 resmi mengumumkan dukungannya terhadap duo Mas Pram-Bang.
โBeliau (Hamza Wahab) mengajukan diri sebagai Ketua PAS, Insya Allah sudah bergabung, sudah mengumumkan posisinya, Insya Allah panggung untuk Pak Prams dan Bang Doyle,โ kata Abdul.
Abdul mengatakan Forkby akan berupaya menghindari terjadinya ketidakhadiran, khususnya di wilayah Jakarta Selatan atau Jagakarsa. Abdul mengatakan akan mengerahkan seluruh anggota Forkby untuk menyosialisasikan pasangan nomor 3 tersebut, agar Pramono Inang-Rano Karno bisa memenangkan satu babak.
Sementara itu, Hamzah berjanji akan mendukung upaya Pram dan upaya Rano memenangkan satu ronde. Hamzah dalam pidatonya di atas panggung mengatakan: “Kami menunjukkan dukungan kami terhadap pasangan ketiga. Dukungan ini kami lakukan di bawah payung Forkby.”
Read More : Tutup Puluhan Dealer di China, BYD ‘Kabur’ ke Afrika Selatan
Sementara itu, Pramono Inang mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diterima dari berbagai pihak. Hal ini memberinya energi baru untuk menjalani sisa kampanye, yang berakhir pada 23 November.
โSelama dilakukan dengan baik dan transparan, termasuk Presiden PAS yang mendukung Mass Ennis, saya kira itu baik untuk kita.โ
Selain mendapat pernyataan dari tokoh masyarakat yang dikumpulkan Forkby, kereta bayi tersebut juga menuai sejumlah harapan dan dukungan dari warga sekitar. Pramono Anung-Rano Karno akan menyelesaikan banyak permasalahan, terutama terkait budaya Betawi.