Jakarta, Beritasatu.com – PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading Pertamina dengan cepat menanggapi keluhan pelanggan terhadap operator SPBU di Denpasar, Bali. Pertamina Patra Niaga langsung memutus hubungan kerja (PHK) operator SPBU tersebut. “Atas kejadian tersebut, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan di SPBU dan pengemudi yang menunjukkan perampokan tersebut memutuskan hubungan kerja (PHK),” kata dia. Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, pada Selasa (13/8/2024).
Read More : Kadin Kubu Arsjad Rasjid Akan Sanksi Seluruh Peserta Munaslub karena Ilegal
Kelompoknya meminta pengelola SPBU meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. Pertamina Patra Niaga selalu berkomitmen untuk mengutamakan kenyamanan pelanggan dan menaati peraturan yang berlaku. “Acara ini menjadi pembelajaran bagi seluruh SPBU untuk meningkatkan pengawasan di lapangan, agar tidak ada pengemudi tidak jujur yang merampok atau memberikan pelayanan yang tidak semestinya. patuhi peraturan,” kata Heppy. .Pertamina Patra Niaga meminta maaf atas kejadian ini. Apabila pelanggan menerima pelayanan SPBU yang tidak sesuai, maka pelanggan dapat melaporkannya melalui call center 135.
“Kami mohon maaf atas kejadian ini. “Jika pelanggan mengalami kendala saat pengisian bahan bakar di SPBU Pertamina atau mendapat pelayanan yang tidak sesuai, dapat melapor ke pusat penyelidikan Pertamina 135,” kata Heppy.
Read More : TNI Dilibatkan Jaga Kantor Kejaksaan, Ini Tujuan dan Dasarnya