Surabaya, Beritasatu.com – Timnas basket putri U-18 kini fokus menyerang dan bertahan lebih baik sebelum berlaga di FIBA U-18 Putri.
Read More : Jelang Pilkada 2024, KPU Kabupaten Kediri Gelar Simulasi Pencoblosan dan Penghitungan Suara
Hal ini terjadi karena lawan yang dihadapi merupakan tim yang peringkatnya lebih baik dibandingkan tim Merah Putih. Meski demikian, tim pelatih tetap optimistis timnas putri U-18 Indonesia bisa bersaing dengan tim-tim Tanah Air.
Timnas basket putri U-18 yang bermain di Grup A bersama China, Jepang, dan Selandia Baru kembali dibekali dengan strategi dan teknik berbeda agar bisa menghadapi tim dari negara yang lebih tinggi dari Indonesia pada pertandingan berikutnya.
Ke-12 pemain persiapan FIBA A U-18 ) Divisi A Piala Asia Wanita U-18 di Shenzhen, China telah bermain bersama sejak Piala Asia Wanita SEABA U-18 di Thailand. Chemistry antar pemain diharapkan semakin meningkat sehingga taktik dan strategi tim pelatih bisa terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Pelatih Kepala Timnas Basket Putri U18 Bambang Asdianto Pribadi menjelaskan pihaknya telah menyiapkan senjata khusus baik dalam menyerang maupun bertahan. Tim pelatih sadar lawannya bukanlah lawan yang mudah. Jika taktik tersebut diterapkan dengan baik, ia berharap timnas basket putri U18 bisa bersaing bahkan mencuri peluang lawan.
Read More : Pergerakan Tanah di Tasikmalaya: 92 Bangunan Rusak, Ratusan Warga Mengungsi Saat Ramadhan
“Kami telah menyiapkan senjata baik untuk menyerang maupun bertahan. Kami akan beradaptasi dengan lawan. Mudah-mudahan segala persiapan bisa dilakukan selama kompetisi berlangsung,” kata Bambang Asdianto, Kamis (20 Juni 2024).
Dalam pemusatan latihan, timnas basket putri U-18 berlatih melawan tim basket Surabaya.