Kediri, Beritasatu.com – Sebuah keluarga di Kabupaten Kediri ditemukan tergeletak lemas di rumahnya di Dusun Sumberejo. Mereka diduga keracunan.
Read More : Perundungan di Makassar, Bocah 4 Tahun Disiram dan Dianiaya 4 Anak Perempuan
Salah satu anggota keluarga yakni bocah berinisial MRS (2) ditemukan tewas. Anggota keluarga lainnya, Danang (31) dan istrinya Minaton (29), serta putranya MNP (8) mendapat pertolongan dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Mereka dirawat di RS SLG Kabupaten Kediri.
Kejadian bermula saat salah satu anggota keluarga korban, yakni anak sulung berinisial MNP, meminta bantuan melalui telepon kepada kerabatnya. MNP meminta pertolongan karena salah satu anggota keluarganya terbaring lemas di peti mati dan tidak sadarkan diri.
Akhirnya kerabat korban datang dan langsung membukakan pintu rumah. Mereka menemukan keluarga itu terbaring lemas dan tidak sadarkan diri. Saat itu sekitar pukul 09:00 WIB.
โSaat kami tiba di lokasi kejadian, semuanya tidak sadarkan diri. Anak bungsunya sudah meninggal,โ kata Kepala Desa Mengis Katiran, Jumat (13/12/2024).
Katran menjelaskan, pihak pengelola Desa Mengis dan pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhaiyangkara Kota Kadiri untuk mendapatkan perawatan medis. ย
Sejauh ini penyebab pastinya masih dalam penyelidikan polisi. Kecurigaan sementara mengarah pada konsumsi makanan tertentu atau zat beracun.
Read More : Sosok Ipuk Fiestiandani dan Mujiono yang Maju pada Pilkada Kabupaten Banyuwangi 2024
Informasi pertama yang kami terima kemungkinan mereka mengonsumsi sesuatu yang terkontaminasi. Masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan dan penyelidikan polisi,โ tutupnya.
Polisi belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai kasus satu keluarga yang ditemukan tergeletak lemas dan meninggal dunia di Kadiri.
Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Fauzi Pratama mengatakan, pihaknya masih terus menyelidiki penyebab kejadian tersebut. – Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan olah TKP, kata Fawzi soal keluarga Kadiri yang buron.