Pati, Beritasatu.com – Dua pemuda ditemukan penuh luka dan darah di sebuah lapangan di Kecamatan Sokolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seorang remaja dinyatakan meninggal dan satu lainnya dalam kondisi kritis. Belum diketahui penyebabnya, kedua pemuda tersebut diduga mengalami penganiayaan. Polisi masih menyelidiki dan mengumpulkan banyak bukti.
Read More : Industri Otomotif Inggris Jatuh ke Titik Terendah sejak 1949
Kamis malam (12/9/2024), warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dihebohkan melihat dua pemuda berlumuran darah di lapangan area desa.
Warga membawa mereka ke Puskesmas Sokolilo untuk mendapatkan perawatan. Sayangnya, Damas Adiprasetyu (22) meninggal karena pendarahan hebat, sedangkan Hilmi Sputra (21) masih mendapat perawatan.
Kasatriskrim Patti Kompol M Alfan Armin mengatakan, setelah menerima laporan kejadian berdarah tersebut, polisi akan segera melakukan penyelidikan Reserse Kriminal (TKP) untuk mengumpulkan banyak alat bukti dan mencari keterangan para saksi.
โSekitar pukul 20.00 WIB warga Desa Sukolilo dilaporkan mengalami pendarahan di lapangan Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati,โ kata Polsek Sukolilo, Jumat (13/9/2024) dini hari.
Hingga kini polisi belum bisa mengetahui alasan pastinya. Dia rupanya ditemukan dengan banyak luka, diyakini sebagai korban penyiksaan. Setelah itu, jenazah dibawa ke RSUD Swindopati untuk dilakukan visum.
Read More : Tol Trans Jawa Pangkas Sepertiga Waktu Tempuh Perjalanan Logistik
โKami masih mendalami tempat kejadian perkara, kami akan melakukan penyelidikan terhadap korban tewas dan luka-luka yang masih dirawat. Saat ini kami sedang mencari saksi-saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara dan mendalaminya.
Ia meminta masyarakat Skalilo bersabar dan menyerahkan seluruh kasus kepada polisi untuk mengungkap misteri setelah pemuda yang berlumuran darah dan terluka itu ditemukan.