Jakarta, Beritasatu.com – Menjaga pola makan sangat penting bagi penderita asam urat tinggi (hiperurisemia) untuk mencegah serangan dan mengurangi gejala. Makanan tertentu dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, yang dapat menyebabkan terbentuknya kristal tajam di persendian dan menyebabkan nyeri serta bengkak.
Read More : Pertamina Bakal Ajak Masyarakat Awasi Uji Sampel BBM
Penderita asam urat disarankan untuk mengurangi makanan yang tinggi purin karena purin dalam makanan dipecah menjadi asam urat di dalam tubuh, sehingga mengurangi purin dalam makanan dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
Berikut 10 makanan yang sebaiknya dihindari penderita radang sendi, dilansir Cleveland Clinic, Senin (7/1/2024).
1. Makanan yang mengandung fruktosa tinggi: Makanan yang mengandung fruktosa tinggi, sering ditemukan pada makanan kemasan manis seperti minuman bersoda, jus buah dan permen, dapat meningkatkan kadar asam urat darah. Fruktosa diubah oleh tubuh menjadi purin, yang kemudian dipecah menjadi asam urat. Jangan lupa membaca label bahan sebelum membeli makanan untuk menghindari konsumsi fruktosa berlebihan.
2. Jeroan meliputi organ dalam hewan seperti lidah, usus, kalus, jantung, paru-paru, hati, limpa dan otak. Makanan ini tinggi purin, yang diubah menjadi asam urat di dalam tubuh. Mengonsumsi jeroan dapat meningkatkan risiko serangan asam urat, sehingga penderita asam urat sebaiknya menghindarinya.
3. Bayam Bayam dikenal kaya akan zat besi dan nutrisi lainnya, namun juga mengandung purin. Bagi penderita asam urat, konsumsilah bayam hanya dalam jumlah sedang untuk menghindari peningkatan kadar asam urat dalam darah.
4. Kembang Kol Kembang kol, yang merupakan bagian dari keluarga silangan, mengandung purin dalam jumlah sedang. Bagi penderita asam urat, disarankan untuk membatasi konsumsi kembang kol untuk mencegah serangan asam urat.
5. Alkohol Meski tidak semua minuman beralkohol mengandung purin tinggi, alkohol dapat mengganggu kemampuan ginjal dalam mengeluarkan asam urat. Akibatnya, asam urat dapat diserap kembali di dalam tubuh dan menumpuk sehingga meningkatkan risiko serangan asam urat. Oleh karena itu, sebaiknya hindari atau kurangi konsumsi alkohol.
Read More : Wanita di Rohil Cekoki Anak Tiri dengan Kopi yang Dicampur Racun Tikus
6. Ikan dan kerang Berbagai jenis ikan dan kerang seperti lobster, kepiting, udang, teri, dan tuna memiliki kandungan purin yang tinggi. Mengonsumsi makanan laut dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dan serangan asam urat, sehingga sebaiknya dibatasi.
7. Daging merah Daging sapi, domba, babi, dan daging rusa merupakan sumber protein hewani yang kaya akan purin. Daging merah diketahui menyebabkan peningkatan asam urat. Oleh karena itu, penderita asam urat sebaiknya menghindari atau membatasi konsumsi daging merah.
8. Kacang merah: Kacang merah sering dijadikan lauk, begitu pula dengan asam jawa. Namun kacang merah mengandung purin yang dapat memicu serangan asam urat. Penderita asam urat sebaiknya mewaspadai dan membatasi konsumsi kacang merah.
9. Produk ragi yang mengandung ragi dan ekstrak ragi, seperti jenis roti dan minuman tertentu, juga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat. Ragi dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah sehingga meningkatkan risiko serangan asam urat.
10. Minuman manis Tak hanya makanan, minuman manis seperti soda dan jus buah yang mengandung tambahan gula atau sirup fruktosa tinggi bisa meningkatkan risiko asam urat. Penambahan gula pada minuman tersebut dapat mengubah metabolisme purin dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi asam urat. Bagi penderita asam urat, sebaiknya batasi minuman manis dan pilih minuman yang lebih sehat seperti air putih atau teh herbal tanpa tambahan gula.