Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum PDI-P (PDIP) Mekawati Soekarnoputri menyikapi pengunduran diri Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Kelompok Profesi. Sangat prihatin.
Read More : 315 Drone Rusia Serang Ukraina, RS Bersalin di Odesa Hancur Lebur
Pernyataan Megawati disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat jumpa pers Sukarno Run 2024 di kawasan Senayan Jakarta, Minggu (11/8/2024).
“Ibu Mejia sangat prihatin dan khawatir terhadap masa depan demokrasi karena dampak luas dari keputusan ini,” kata Hasto Cristianto.
Ia mengaku kaget dan langsung melaporkan kabar tersebut ke Megawati.
Hasto menilai Airlangga merupakan komunikator yang efektif dalam membangun kerja sama politik, khususnya pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
“Kami telah bekerja sama dengan Partai Blok Profesional dan partai lain seperti Gerindra, PKB, Perindo, Hanura, dan PAN. Keputusan ini sangat mengagetkan karena menyentuh seluruh aspek kedaulatan partai,” ujarnya.
Read More : Prediksi Arsenal vs Nottingham Forest: Sama-sama Ingin Bangkit
Hastow juga mengkaji pengalaman HDP pada masa Orde Baru, di mana intervensi kekuasaan berupaya melemahkan demokrasi. Ia mengingatkan Indonesia akan tantangan global yang dihadapi saat ini, seperti ketidakstabilan di Timur Tengah dan kenaikan harga pangan.
“Meski kami tidak ingin mencampuri kegiatan pihak lain, kami sangat prihatin dengan keputusan ini dan merasakan dampak yang sangat besar,” jelas Hasto.
Airlanga Hartato pada Sabtu (10/8/2024) mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Ketua Umum Partai Profesional demi menjaga stabilitas transisi pemerintahan dan keutuhan Partai Profesional. Golkar berencana segera merumuskan mekanisme organisasi sesuai ketentuan AD/ART yang berlaku.