Kediri, Beritasatu.com – Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospid menyayangkan kebobolan tiga gol pada laga Ligue 1 antara Persebaya Surabaya kontra Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (12/11/2024). Persic Kediri dituding gagal melakukan tiga tendangan bebas dalam sembilan menit babak pertama.

Read More : Irish Bella Disebut Netizen Cepat Move On dari Ammar Zoni, Pengacara Bilang Status Hukum Ibel Sudah Jelas

Meski sempat terpuruk, namun kalah telak 4-1 dalam laga bertajuk Bajul Ijo. Satu hal yang tidak bisa diterima adalah jika seorang pemain mencetak tiga gol dalam waktu singkat, maka sulit bagi tim yang mencetak tiga gol tersebut, kata Marcelo dalam jumpa pers usai laga Persebaia dan Persik. 

Menurut Marcelo, tiga bola yang terburu-buru membuat Persik Kediri kesulitan di lapangan. Para pelatih mencoba mencari solusi berbeda. Namun besarnya tiga gol membuat para pemain kesulitan melihat kerja kerasnya.

Karena sangat sulit untuk mencetak tiga gol dalam waktu singkat, katanya usai laga Persebaya vs Persik. 

Namun Marcelo tak mau mencari-cari kesalahan pemainnya. Ia bertekad untuk mengaudit dan memperbaiki permainan ini agar kesalahan tidak terulang kembali. 

“Kami akan mengambil tanggung jawab untuk mencari solusi untuk kembali ke jalan menuju kesuksesan,” ujarnya. 

Read More : Pesawat Air Canada Terbakar Saat Mendarat di Bandara Halifax 2 Jam Setelah Kecelakaan Jeju Air

Persebaya mencetak gol pertama tiga menit setelah pertandingan dimulai melalui Mohammad Rashid, disusul Kasim Butan (9). Persic berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Ramiro Fergonzi pada menit ke-22. Namun Bajul Ijo mencetak gol melalui Flavio Silva (81). 

Dengan kemenangan ini, Bajul Ijo 2024/2025 semakin kokoh di klasemen Laliga dengan raihan 33 poin. Persib Bandung saat ini berada di peringkat kedua dengan 26 poin. Macan Putih masih terpaut 10 dan 18 poin setelah kalah di laga melawan Persebaya dan Persik.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *