Tangerang, Beritasatu.com – Pada Minggu (5/1/2025) dua kelompok suporter bentrok usai laga Pagdian Liga 2 di Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang.
Read More : Pakar UGM Sebut Program Minum Susu Gratis Dorong Upaya Kemandirian Produksi Susu Nasional
Peristiwa itu terjadi saat wasit meniup peluit akhir pertandingan yang menandakan skor 0-1 untuk Persekota Tangerang melawan PSKC Samahi. Bentrokan tersebut disebut-sebut bermula dari pertengkaran antar suporter yang memanas menyusul kekalahan tim tuan rumah.
Kapolres Metro Kota Tangerang Kompol Zin Doi Nogroho mengatakan, 75 suporter yang terlibat bentrokan usai laga Persekuta Tangerang vs PSK SC Samahi ditangkap dan dipindahkan ke Polres Metro Tangerang Kota dengan menggunakan kendaraan taktis.
โUntuk pengamanan sekitar 75 orang pendukung sudah kami pindahkan. Saat ini mereka berada di kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut,โ kata Jain di lokasi kejadian.
Read More : Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon Temui Titik Terang, Bagaimana dengan Noven di Bogor?
Zain menekankan pentingnya evaluasi yang dilakukan penyelenggara untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari. โKami sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait termasuk pihak penyelenggara untuk memastikan kejadian seperti itu tidak terulang kembali,โ imbuhnya merujuk pada bentrokan dengan suporter usai laga PSKC Samahi melawan Persikuta Tangaring.