Jakarta, Beritasatu.com – Pria bersenjata yang menembak dan membunuh CEO UnitedHealthcare Brian Thompson meninggalkan New York dengan bus tak lama setelah kejadian.

Read More : 5 Nahdiyin Bertemu dengan Isaac Herzog Dinilai Hanya Untungkan Israel

Hingga Sabtu (12/7/2024), FBI saat ini menawarkan hadiah sebesar $50.000 atau sekitar Rp 793 juta (Rp 15.865 per kurs USD), lapor AP. Penahanan pelaku.

Peristiwa ini mengguncang dunia usaha Amerika Serikat. Polisi mengatakan pelaku meninggalkan jejak berupa tas ransel yang ditemukan di Central Park.

Empat hari setelah penembakan, identitas pelaku, keberadaannya, dan motif pembunuhan masih menjadi misteri. Kepala Detektif NYPD Joseph Kenney mengatakan penyelidikan sedang berlangsung, termasuk bahwa pelakunya mungkin adalah karyawan atau pelanggan perusahaan yang tidak puas.

Rekaman video menunjukkan bagaimana pelaku melarikan diri dengan sepeda menuju Central Park, dan kemudian melarikan diri dengan taksi ke terminal bus. Ada bus dari terminal ke berbagai kota, termasuk New Jersey, Philadelphia, Boston dan Washington.

Polisi yakin pelaku telah meninggalkan kota karena tidak ditemukan rekaman dirinya meninggalkan terminal. Selain itu, tas ransel yang dibawa pelaku saat penembakan ditemukan di Central Park. Isinya sekarang dianalisis untuk mencari petunjuk.

Menurut Kenny, pria bersenjata itu tiba di New York pada 24 November 2024, dengan bus dari Atlanta, dan 10 hari kemudian menembak Thompson di konvensi tahunan perusahaan tersebut di Manhattan.

Read More : Makin Tinggi, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 1,691 Juta Per Gram

Polisi menemukan bahwa pelaku menggunakan identitas palsu dan membayar uang tunai untuk transportasi dan akomodasi. Bukti DNA sedang dicari melalui barang-barang seperti botol air dan potongan protein yang ditinggalkan oleh pelaku.

Foto penjahat, yang diambil di lobi asrama Upper West Side, menunjukkan dia melepas topeng yang dia kenakan sebagian besar waktunya di kota, termasuk selama penyerangan. Namun, pelaku tetap menjaga jarak dengan orang lain saat berada di kamar tidur.

Penembakan itu cepat. Pria bersenjata itu menembak CEO UnitedHealthcare Brian Thompson beberapa kali menggunakan pistol berperedam. Poin yang digunakan antara lain pesan seperti “penundaan”, “ditolak”, dan “deposit”, sebuah kritik terhadap perusahaan asuransi yang sering menunda klaim atau menolak membayar.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *