Proliga 2024: Gresik Petrokimia menjadi korban Bank bjb Tandamata Bandung

Read More : Timnas Indonesia U-16 Raih Kemenangan Beruntun Di Kualifikasi Piala Asia

Semarang, Beritasatu.com – Juara bertahan putri Bank bjb Tandamata Bandung kembali memakan korban. Setelah mengalahkan BIN Jakarta pada seri putaran pertama di Yogyakarta pekan lalu, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia menjadi korban berikutnya.

Bank bjb Tandamata Bandung berhasil mengalahkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia 3-1 (25:17, 23:25, 25:15, dan 29:27) pada laga pembuka seri kedua di GOR Jatidiri, Semarang, Kamis (05/02/2024). ). )

Pekan lalu, Bank BJB menang satu kali dan kalah satu kali di GOR Amongrogo Yogyakarta. Di laga pembuka mereka mengalami kekalahan melawan Jakarta Pertamina Enduro.

Bagi Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, kini menjadi kekalahan ketiga di PLN Mobile Proliga 2024. Bank BJB bermain adil dan tanpa kompromi. Duet pemain asing Hanna Davyskiba dan Jovanna Brakocevic membawa bjb Tandamata Bandung unggul 25:17.

Di set kedua kedua tim bermain keras karena Petrokimia tak mau mengulangi kesalahan seperti di set pertama. Mediol Stiovany Yoku dkk. Seperti pada set pertama, berusaha memperkecil defisit.

Sementara itu, Shella Bernadettha dkk. Mereka berusaha mempertahankan keunggulan, namun pada set kedua mereka lebih beruntung dengan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dan menyelesaikan set tersebut dengan 25-23.

Read More : Sabar/Reza Ikuti Jejak Bagas/Fikri ke Perempat Final Indonesia Open

Pada set ketiga, Bank bjb Tandamata yang dilatih Alim Suseno dan juara Pro League tak mau kalah lagi. Pada set ketiga, bjb Tandamata Bandung bermain agresif, dua pemain asing Hana Davyskiba dan Jovanna Brakocevic tak memberikan peluang kepada lawannya dan merebut set ketiga 25:15.

Pada set keempat, Mediol Stiovany Yoku menemukan ritme yang cukup bagus. Perburuan poin pun terjadi. Menjelang berakhirnya set keempat, pemain Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia kembali kehilangan ritme permainan meski kedudukan 24-24.

Pelatih Bank BJB Tandamata Alim Suseno mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. “Kami sangat bersyukur atas kemenangan ini dan anak-anak tampil baik,” ujarnya.

Menurutnya, timnya harus bermain di angka empat jika anak-anak lebih tenang di set kedua. “Di set kedua kami sudah unggul tiga poin, 23-20, tapi anak-anak kurang tenang dan kami kalah,” tambah Alim.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *