New York, Beritasatu.com – Tesla (TSLA) yang menguat 0,56% pada perdagangan Wall Street AS, Rabu (13/11/2204), memanfaatkan kembalinya Presiden terpilih Donald Trump ke Gedung Putih. Ini menandai era baru bagi pembuat mobil listrik Elon Musk.
Read More : Donald Trump Tunjuk Loyalis Jadi Kepala FBI Baru Gantikan Pejabat yang Geledah Kediamannya
Direktur pelaksana Wedbush Securities dan analis riset ekuitas Dan Ives mengatakan Wedbush Securities menaikkan target harga saham Tesla menjadi $400 per saham dari $300 per saham. “Kemenangan Trump merupakan game changer bagi kendaraan otonom perusahaan,” lapor QZ.com, Kamis (14/11/2024).
Elon Musk telah setuju untuk memimpin Departemen Efisiensi Pemerintahan, disingkat DOGE, sebuah komite yang akan memeriksa seluruh pemerintahan federal dan merekomendasikan reformasi.
Musk ingin memotong belanja federal sebesar $2 triliun, yang mungkin merupakan permintaan maksimum karena pemerintah federal telah menghabiskan $6,75 triliun pada tahun fiskal 2024.
Sebagai bagian dari upaya itu, Musk akan mendorong pendekatan domestik dalam mengelola kendaraan tanpa pengemudi, yang merupakan pasar utama Tesla. Ia akan mengurangi regulasi berlebihan yang berulang kali dikritik menghambat bisnisnya.
“Sebenarnya, Musk membuat taruhan strategis dan besar agar Trump memenangkan Gedung Putih, karena Tesla dan Musk siap untuk mendapatkan manfaat dari regulasi yang lebih bersahabat,” kata Ives.
Trump akan menarik dana dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi yang mendorong investasi pada kendaraan listrik dan menghilangkan kredit pajak sebesar $7.500 untuk pembelian kendaraan listrik baru.
Read More : Ini Nama 9 Korban Tewas Akibat Pohon Beringin Tumbang di Soppeng
Menurut Ives, hal ini merupakan perkembangan positif mengingat dominasi pasar Tesla. Hal ini juga dapat meningkatkan penjualan menjelang akhir tahun 2024 karena konsumen berbondong-bondong memanfaatkan keringanan pajak sebelum berakhir.
Sementara itu, saham Tesla milik Elon Musk mencapai $1 triliun pada Jumat sore (811/2024) setelah pendapatan minggu lalu mencapai $300 per saham untuk pertama kalinya dalam dua tahun.
Saham Tesla naik hampir 7% menjadi $342 per saham pada perdagangan Senin (11/11/2024). Selama sepekan terakhir, saham Tesla milik Elon Musk melonjak hampir 40%.