Solo, Beritasatu.com – Joko Widodo (Jokowi), Presiden ketujuh Republik Indonesia, mengumumkan dirinya kini telah berstatus perseorangan. Pernyataan ini menanggapi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut mantan Wali Kota Solo dan keluarga itu tak lagi menjadi bagian partai yang bermasker putih.
Read More : Apple Rilis Fitur Clean Up, Bisa Hapus Objek Foto yang Tak Diinginkan dengan Mudah
Artinya, partai itu perorangan, kata Jokowi kepada wartawan, Kamis (5/12/2024).
Ungkapan serupa ditegaskan Jokowi saat menyikapi peluang bergabung ke partai politik lain. “Partainya akan bersifat individual,” tegasnya.
Bahkan saat ditanya apakah dirinya berencana bergabung dengan parpol lain atau ada tawaran bergabung dari parpol setelah PDIP mengumumkan bukan lagi partai, hal serupa juga diutarakan Jokowi.
“Pihak perseorangan. Sebelumnya saya sudah menjawab secara perseorangan,” ujarnya.
Sebaliknya, Jokowi enggan menanggapi pertemuan putra bungsunya Kaesang Pangarep, mantan pacarnya Felicia Tissue, dan Sekretaris PDIP Hasto Kristiyanto. “Iya tanya di situ,” tutupnya.
Read More : Jadwal Tanding Timnas Sepak Bola Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Dimulai 5 September
Sebelumnya, Hasto melontarkan pernyataan mengejutkan. Dia mengatakan, Jokowi dan keluarga bukan lagi bagian dari keluarga PDIP.
Saya tegaskan kembali, Jokowi dan keluarga bukan lagi bagian dari PDI Perjuangan, ujarnya saat menjawab pertanyaan media dalam jumpa pers di Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024).
Pernyataan Hasto itu membuat Jokowi merespons dengan menyebut dirinya kini sudah menjadi individu.