Beirut, Beritasatu.com – Israel menjatuhkan bom berpemandu SPICE 2000 di sebuah gedung apartemen di pinggiran Beirut. Serangan tersebut menyebabkan bangunan tersebut langsung runtuh.

Read More : Kualifikasi GP Jepang 2025: Mobil Verstappen Asapi Duo McLaren

Video yang dirilis kantor berita NBC menunjukkan bom berpemandu SPICE 2000 Israel ditembakkan ke sebuah gedung apartemen di kawasan Ghobeiri, pinggiran selatan ibu kota Lebanon, Beirut, pada Selasa (22 Oktober 2024). Bangunan tersebut dianggap Israel sebagai benteng pertahanan milisi bersenjata Hizbullah.

Pengeboman tersebut menyebabkan bangunan tersebut langsung runtuh sehingga menimbulkan kepulan asap yang menutupi area tersebut. Banyak warga Lebanon yang mengamati kejadian tersebut dari kejauhan dan banyak yang melarikan diri.

Dalam video tersebut terdapat dua ledakan, belum jelas apakah kedua ledakan tersebut disebabkan oleh pemboman Israel berturut-turut atau bukan.

Diketahui, bom berpemandu ini kerap digunakan Israel untuk menghancurkan sasaran dalam suatu serangan.

Bilal Hussein, reporter AP yang berada di lokasi kejadian, mengenang: “Saya mendengar suara peluru dan langsung mengambil gambar.

Gambar yang diambil oleh Hussein menunjukkan bom melayang beberapa saat sebelum menghantam gedung. Sebuah bom yang dijatuhkan dari pesawat tempur Israel menghantam sebuah gedung di Ghobeiri, Beirut, Lebanon, Selasa, 22 Oktober 2024. – (AP/AP)

Serangan itu terjadi sekitar 40 menit setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengeluarkan peringatan yang mengharuskan warga Lebanon yang tinggal di dua gedung tersebut dan sekitarnya untuk segera mengungsi. IDF tidak merinci alasan penargetan posisi ini. Mereka hanya mengatakan bahwa situs tersebut dekat dengan kepentingan dan infrastruktur yang terkait dengan Hizbullah.

Beberapa menit sebelum bom meledak, tentara Israel juga menembakkan dua peluru kaliber kecil ke atap sebagai peringatan. Beginilah cara Israel bertindak sebelum serangan untuk membatasi kerusakan yang tidak terduga.

Read More : Sosok Ngesti Nugraha dan Nur Arifah yang Maju pada Pilkada Kabupaten Semarang 2024

Semua orang di gedung itu dikosongkan pada saat penyerangan terjadi. Pejabat Lebanon belum mencatat adanya korban luka setelah insiden tersebut. Milisi Hizbullah belum mengomentari serangan tersebut.

SPICE adalah rangkaian bom berpemandu yang dikembangkan oleh Israel untuk menggantikan bom JDAM Amerika. Bom jenis ini menggunakan peralatan navigasi satelit dan detektor optik-elektronik. Pilot pesawat tempur juga dapat mengarahkan bom ke sasaran secara manual.

Versi SPICE 2000 memiliki bobot lebih dari 900 kg, memiliki jangkauan terbang 60 km dan kesalahan penargetan hanya sekitar 3 meter.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan lebih dari 1.550 orang telah tewas sejak 23 September 2024, ketika Israel mulai meningkatkan serangan udara terhadap negara Timur Tengah tersebut.

Hizbullah juga terus menembakkan roket, rudal, dan kendaraan udara tak berawak (UAV) ke wilayah Israel sambil melancarkan perang darat melawan musuh di wilayah perbatasan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *