Tangerang, Beritasatu.com – Anggota Komisi
Read More : Elon Musk Mendadak Berkunjung ke Tiongkok dan Bertemu Perdana Menteri Li Qiang
“Hal ini sudah kita diskusikan dengan Menteri Keuangan, seberapa siap mereka meninjau situasi perekonomian masyarakat,” kata Kamrussamad dalam diskusi kelompok (FGD) bertajuk “Simalakama untuk PPN naik menjadi 12 persen” di B-Office. alam semesta, PIK 2, Jakarta, pada Selasa (3/12/2024).
Kamrussamad mengatakan pemerintah akan mengambil keputusan mengenai kenaikan PPN ke-12 pada minggu depan. Kementerian Keuangan menyatakan akan memberikan gambaran kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai langkah yang akan diambil.
“Masih perlu waktu untuk mencari tahu. Minggu depan mereka akan memberikan pendapat kepada Presiden tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan,” ujarnya.
Samad menekankan kehati-hatian timnya dalam mengambil keputusan dan terus melakukan penelitian mendalam. Ia tahu, kebijakan ini bisa berdampak besar bagi masyarakat.
“Kami akan berhati-hati dalam menghitung dan menganalisis dampaknya, banyak kelompok yang akan terkena dampak kebijakan ini,” tambah Samad.
Pemerintah, kata Samad, kini punya lebih banyak kesempatan untuk mendengarkan keluhan masyarakat dan membuat rencana. Kenaikan PPN sebesar 12% diharapkan tidak menimbulkan keresahan masyarakat.
Read More : Wow! Serunya BTV School to School di SDN Lubang Buaya 03 Jakarta Timur
Kamrussamad mengatakan, “Situasi yang kita hadapi tidak mudah. Ada banyak hal yang harus dipikirkan. Kita memerlukan kebijakan tanpa kekerasan.”
Ia juga mengatakan timnya akan terus memperbaiki kebijakan yang kurang tepat dan mencari solusi yang tepat, termasuk penetapan PPN 12 persen.
“Kami siap memberikan bukti bahwa minggu depan akan selesai perhitungan terkait kebijakan ini,” ujarnya.