Jakarta, Beritasatu.com – Sebelum menghembuskan nafas terakhir, bintang Instagram Shella Selpi mengungkapkan dirinya tak punya kekuatan menghadapi suaminya, Albi, yang mengidap kanker ovarium.

Read More : 8 Pilihan iPad Termurah dan Terbaik 2025 untuk Berbagai Kebutuhan

“Aku mohon pada Tuhan, aku menghentikan cintaku,” kata Shella Shelpi, dikutip dari laman Instagram suaminya, Albi, pada Jumat (30/8/2024). 

Shella Selpi merasa tak kuasa menahan sakit hebat di tubuhnya akibat penyakit kanker yang dideritanya. 

“Saya tidak akan mampu menanggung banyak masalah ini di masa depan, kekuatan saya sudah habis. Tubuhku sangat sakit,” katanya. 

Bahkan ia terus memanggil nama Sang Pencipta karena tak kuasa menahan rasa sakitnya. 

Dia berkata, “Lailahailallah. Lailahailallah. Lailahailallah.” 

Sebelumnya, kisah Shella melawan kanker ovarium dan kesetiaan Albi mendampinginya menyedot perhatian pengguna media sosial. Bahkan, salah satu videonya di TikTok sudah ditonton lebih dari 47 juta kali.  

Read More : RAPBN 2025 Disiapkan untuk Hadapi Tantangan Domestik dan Global

Shella dan Albi diketahui juga baru menikah selama 2 minggu. Namun, pada akhirnya kematian memisahkan keduanya. 

Sebelum berjuang melawan kanker ovarium, Shella adalah pemain sepak bola profesional. Penyakitnya pertama kali terdiagnosis pada tahun 2021 ketika ia merasakan sakit perut setelah berenang. Awalnya Shella mengira keluhannya disebabkan oleh sakit perut biasa. Namun setelah berkonsultasi dengan dokter, Shella ternyata mengalami benjolan di rahim sepanjang 9 sentimeter. 

 Baca juga: Ivan Gunawan Berduka Atas Meninggalnya Shella Selpi Setelah 3 Tahun Menderita Kanker Ovarium.

Shella baru menjalani operasi pada April 2022. Saat itu kista telah tumbuh hingga 24 sentimeter. Setelah operasi Sella, Sella menjalani enam putaran kemoterapi dan CT scan. Akibatnya timbul massa baru di perut sebelah kanan. Dia bertambah besar setiap hari, hingga perut Sella semakin membesar. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *