Jakarta, Beritasatu.com – Perdagangan menguat di Bursa Efek Wall Street Amerika Serikat (AS) pada Senin (18/11/2024). Keuntungan ini terjadi seiring kenaikan saham Tesla dan saham teknologi memasuki wilayah positif.
Read More : Lampaui Jepang hingga Inggris, Peringkat Daya Saing RI Naik ke Posisi 27
Mengutip data CNBC International, Selasa (19/11/2024), Nasdaq naik 111.691 poin atau 0,6 persen menjadi 18.791,81, S&P 500 menguat 23.020 poin atau 0,4 persen menjadi 5.893,62, naik 6.893,62 poin persentase untuk Dow Jones Industri. 0,7 dan 4 poin persentase ke rata-rata. nomor 43 505 660.
Saham Tesla naik 5,6% di sektor teknologi setelah Bloomberg melaporkan bahwa tim Presiden terpilih AS Donald Trump mendorong untuk melonggarkan peraturan tentang kendaraan otonom.
Sementara saham teknologi lainnya seperti Apple naik 1,3%, Netflix naik 2,8% dan Advanced Micro Devices (AMD) naik 3%.
Namun, saham Nvidia turun 1,3% setelah laporan dari The Information mengungkapkan bahwa chip Blackwell AI milik Nvidia mengalami masalah overheating saat digunakan di server. Laporan keuangan Nvidia pada Rabu depan juga merupakan salah satu katalis utama bagi pasar.
Selain Nvidia, investor juga menantikan laporan keuangan sejumlah retailer besar yang dapat memberikan gambaran kondisi perekonomian dan daya beli konsumen.
Read More : 1 Juni 2024, LRT Jabodebek Terapkan Tarif Normal Rp 5.000 hingga Rp 20.000
Hingga saat ini, 93% perusahaan S&P 500 telah melaporkan hasil keuangan, dengan lebih dari 74% melampaui ekspektasi pendapatan dan 62% melampaui perkiraan pendapatan.
Kenaikan pada hari Senin terjadi setelah minggu yang sulit bagi tiga indeks utama Wall Street, yang masih jauh dari puncak pasca pemilu Trump.
Penurunan pada minggu lalu dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan suku bunga setelah Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral tidak terburu-buru menurunkan suku bunga karena perekonomian tetap kuat dan pasar tenaga kerja stabil.