Jakarta, Beritasatu.com – Selebriti Teuku Zaki yang sedang berlibur di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkap pengalaman buruk yang dialaminya saat ditipu oleh agen perjalanan yang mengatur perjalanan.
Read More : Gestur 3 Jari Usai Nyoblos, Anies Baswedan: Menyala Dong
Tak hanya kerugian uang dan waktu puluhan juta rupee, Zaki pun terdampar di tengah laut karena kapal wisata yang ditumpanginya mogok.
Kejadian tersebut membuat Teuku Zaki harus meminta bantuan kepada teman dan netizen karena agen travel tersebut menghilang tanpa kabar. Unggahan Zaki di media sosial menjadi alat untuk menyuarakan keluh kesahnya.
“Dalam 1×24 jam orang ini tidak menunjukkan niat baik. Saya akan memberitahukan identitasnya agar @polres_lampung_timur, @humaspolreslampungutara, @polreslampungtengah, @polreslambar_official dan @polreslampungtengah dapat membantu karena dia tinggal di Bandar Lampung dan KTP-nya juga Bandarmpung.” , tulis Teuku Zacky seperti dikutip dalam unggahannya, Jumat (27/12/2024).
Zaki mengatakan, perahu wisata yang digunakan selama perjalanan ke Labuan Bajo kondisinya sangat memprihatinkan. Kapal sering rusak, aki kapal meledak, dan tertinggal di tengah laut tanpa jangkar untuk berlabuh.
“Beberapa kali rusak di tengah laut, baterainya meledak, rusak lagi, rusak lagi. Setelah dua hari berlayar, kapal kembali mogok dan kami berada di laut selama 5 jam. Kita ketinggalan daratan, mudah-mudahan segera mendarat,” kata Zaki menceritakan pengalamannya.
Frustrasi dengan keadaan tersebut, Teuku Zaki pun mewanti-wanti agen perjalanan yang tersesat dan tidak bertanggung jawab, padahal ia dan keluarga mengeluarkan uang puluhan juta rupee untuk perjalanan wisata tersebut.
Read More : Sebelum Ditangkap Polisi Ko Apex Janji Nikahi Dinar Candy di Bali
Hai Handri Sanjaya (@_handrijay), akunnya tiba-tiba hilang. Kalau belum ketemu, saya akan segera bagikan foto dan identitasnya. Dia tinggal di Bandar Lampung, kalau ada yang dari Lampung bisa menemukannya, kalau tahu tolong tolong,” tambah Zaki.
Untungnya, cuaca yang baik dan sinyal yang cukup kuat akhirnya membantu mereka bertahan dan kembali ke daratan. Namun yang membuat Zaki semakin geram adalah tindakan agen travel baru yang meminta Zaki menghapus postingannya.
“Beberapa menit setelah saya unggah ke Instagram, tiba-tiba Jay menelepon saya dan meminta saya menghapus postingan tersebut. Saya menjawab tidak akan menghapusnya sampai semua masalah ini teratasi,” kata Zaki.
Meski akhirnya selamat, Zaki mengaku mengalami kerugian besar. Meski Teuku Zaki sudah melunasi biaya perjalanan ke Labuan, namun biaya perjalanan darat dan camping sebesar Rp 25 juta dan Rp 6 juta yang harus diganti pihak travel tidak dikembalikan. Bajo, 7 Desember 2024.